Forum Kners adalah forum diskusi tentang kepenulisan. Dibuat untuk media diskusi para member yang bergabung di situs kemudian.com  

Go Back   Forum Kners adalah forum diskusi tentang kepenulisan. Dibuat untuk media diskusi para member yang bergabung di situs kemudian.com > RUANG DISKUSI > Novel
Register Forgot Password

Reply
 
Thread Tools Display Modes
  #1  
Old 08-28-2012, 03:14 AM
adlinaraput adlinaraput is offline
Anak Muda
Join Date: Mar 2008
Posts: 3
Default Boleh kayak gini nggak waktu nulis novel?

Sebelumnya maaf, kalau udah pernah ada thread kayak gini, tapi aku nggak nemuin, jadinya aku bikin aja ya..

1. Mungkin kita sering ya lihat cerita-cerita yang sudut pandangnya dibuat seolah-olah si tokoh bicara pada lawan tokohnya, bukan pembaca.

Ex : Aku melihatmu berjalan di seberang, tapi sayang kau tidak menoleh sedikitpun ke arahku. Semoga saja kau hanya tidak menyadari bahwa aku tengah menatapmu, bukan karena kau sengaja menghindariku.

Kalo sudut pandang seperti itu digunakan dalam pembuatan naskah novel apakah boleh?

2. Boleh nggak sih kita merubah sudut pandang dari bab satu ke bab lainnya. Misalnya: di bab satu kita pake sudut pandang orang pertama, tapi di bab berikutnya kita pake sudut pandang orang ketiga.

3. Atau sama-sama sudut pandangnya sudut pandang orang pertama yaitu si 'aku', tapi di bab pertama si tokoh seolah bicara pada lawan tokohnya, tapi di bab berikutnya si tokoh kembali seolah bicara pada pembaca.

Itu kalau diterapkan dalam sebuah novel, apakah boleh? Terimakasih..
Reply With Quote
  #2  
Old 09-01-2012, 04:32 AM
Hazuki_Auryn Hazuki_Auryn is offline
Anak Muda
Join Date: Jun 2012
Location: Blitar, Indonesia
Posts: 72
Lightbulb

Enggak ngerti #dhoeng! kalo enggak ngerti ngapain komen?! *abaikan

1. Bukannya itu sering juga muncul d novel2/cerpen2.? jd sepertinya boleh

2. 3. Ini nih, aku juga suka nulis seperti ini *digampar krn oot*
ehm, jadi.... tanya ahlinya saja lah
Reply With Quote
  #3  
Old 09-01-2012, 06:27 AM
asahan asahan is offline
Anak Muda
Join Date: Jun 2012
Posts: 22
Default Re: Boleh kayak gini nggak waktu nulis novel?

Boleh aja
123, semua contohnya ada di novel 'bedil perburuan' by Yashusi Inoe

moga membantu, ya
Reply With Quote
  #4  
Old 09-01-2012, 01:23 PM
Shinichi's Avatar
Shinichi Shinichi is offline
Panglima
Join Date: Aug 2007
Location: London, Tokyo, Daneldram
Posts: 2,166
Send a message via Yahoo to Shinichi
Default

kalau menurut saya semuanya boleh. nggak ada larangan. jadi apa aja juga boleh. ehehehe. tapi bagaimana cara menyajikannya yg jadi pekerjaan.

kip nulis.
__________________
Shinichi bersabda,
marilah kita membaca, menulis dan mengapresiasi di situs kemudian.com,
lalu
Jadilah pembaca yang budiman, penulis yang tekun dan pengkritik yang santun. Peristiwa 1:1

Reply With Quote
  #5  
Old 09-23-2012, 01:34 PM
nanase nanase is offline
Anak Muda
Join Date: Dec 2010
Posts: 7
Default

Setuju sama Shinichi.

Menurut saya juga boleh-boleh saja menulis dengan teknik seperti itu. Ini mirip dengan adegan drama panggung, dimana kadang si tokoh utama berbicara pada penonton sebelum kembali berdialog dengan lawan mainnya. Sepanjang fokus sudut pandang cerita masih satu orang 'aku', tidak ada masalah. Dan perpindahan ini menurut saya juga nggak harus selalu ganti bab. Bisa saja dalam satu bab si 'aku' ini berinteraksi dengan lawan mainnya lalu di bagian akhir dia kembali ke pembaca. Yang agak ribet itu kalau memakai lebih dari satu sudut pandang dengan karakter yang berbeda. Dibutuhkan teknik yang bisa membuat nuansa cerita yang sedang ditulis berbeda, sesuai dengan sudut pandang karakter yang dipakai.
Reply With Quote
  #6  
Old 09-23-2012, 06:22 PM
herjuno's Avatar
herjuno herjuno is offline
Anak Muda
Join Date: Jan 2010
Location: Jogja
Posts: 459
Default

Quote:
Originally Posted by adlinaraput View Post
Sebelumnya maaf, kalau udah pernah ada thread kayak gini, tapi aku nggak nemuin, jadinya aku bikin aja ya..

1. Mungkin kita sering ya lihat cerita-cerita yang sudut pandangnya dibuat seolah-olah si tokoh bicara pada lawan tokohnya, bukan pembaca.

Ex : Aku melihatmu berjalan di seberang, tapi sayang kau tidak menoleh sedikitpun ke arahku. Semoga saja kau hanya tidak menyadari bahwa aku tengah menatapmu, bukan karena kau sengaja menghindariku.

Kalo sudut pandang seperti itu digunakan dalam pembuatan naskah novel apakah boleh?

2. Boleh nggak sih kita merubah sudut pandang dari bab satu ke bab lainnya. Misalnya: di bab satu kita pake sudut pandang orang pertama, tapi di bab berikutnya kita pake sudut pandang orang ketiga.

3. Atau sama-sama sudut pandangnya sudut pandang orang pertama yaitu si 'aku', tapi di bab pertama si tokoh seolah bicara pada lawan tokohnya, tapi di bab berikutnya si tokoh kembali seolah bicara pada pembaca.

Itu kalau diterapkan dalam sebuah novel, apakah boleh? Terimakasih..
1. Boleh aja. Kalau dalam istilah saya, itu namanya pseudo-PoV 2, karena terlihat seolah PoV 2, tapi pada kenyataannya PoV 1. Saya juga pernah pakai, kok

www.kemudian.com/node/261556

2. Boleh aja. Hanya saja, pastikan transisinya mulus.

3. Ini juga boleh.
__________________
"Scribo Ergo Sum"

I Write, Therefore I Am
Reply With Quote
  #7  
Old 11-24-2012, 07:04 PM
Radical Dreamer Radical Dreamer is offline
Anak Muda
Join Date: Jul 2012
Posts: 5
Default

kalau menurut saya, asal dibacanya enak dan mudah dipahami sih boleh-boleh aja
malah itu bisa jadi gaya khas penulis kan'...
misalnya saya kalu nulis jarang perhatiin harus begini... harus begitu... menulis saja bebas sesuka hati mencari gaya cerita yang sesuai dengan selera saya...
Reply With Quote
  #8  
Old 05-30-2013, 01:25 PM
Grande_Samael Grande_Samael is offline
Anak Muda
Join Date: Apr 2012
Posts: 115
Default

Jadi sejauh ini, kesimpulannya adalah SAH!

Saya juga sependapat ma yang di atas-atas, boleh2 aja make cara2 seperti itu, biar lebih variatif juga
Reply With Quote
  #9  
Old 05-30-2013, 09:23 PM
DeMEter DeMEter is offline
Anak Muda
Join Date: Dec 2009
Posts: 21
Default

Quote:
Originally Posted by adlinaraput View Post
Sebelumnya maaf, kalau udah pernah ada thread kayak gini, tapi aku nggak nemuin, jadinya aku bikin aja ya..

1. Mungkin kita sering ya lihat cerita-cerita yang sudut pandangnya dibuat seolah-olah si tokoh bicara pada lawan tokohnya, bukan pembaca.

Ex : Aku melihatmu berjalan di seberang, tapi sayang kau tidak menoleh sedikitpun ke arahku. Semoga saja kau hanya tidak menyadari bahwa aku tengah menatapmu, bukan karena kau sengaja menghindariku.

Kalo sudut pandang seperti itu digunakan dalam pembuatan naskah novel apakah boleh?

2. Boleh nggak sih kita merubah sudut pandang dari bab satu ke bab lainnya. Misalnya: di bab satu kita pake sudut pandang orang pertama, tapi di bab berikutnya kita pake sudut pandang orang ketiga.

3. Atau sama-sama sudut pandangnya sudut pandang orang pertama yaitu si 'aku', tapi di bab pertama si tokoh seolah bicara pada lawan tokohnya, tapi di bab berikutnya si tokoh kembali seolah bicara pada pembaca.

Itu kalau diterapkan dalam sebuah novel, apakah boleh? Terimakasih..
Boleh aja kok, saya pernah membaca jenis2 yang seperti itu di beberapa novel.
Reply With Quote
  #10  
Old 06-18-2013, 10:01 AM
timbuktu's Avatar
timbuktu timbuktu is offline
Anak Muda
Join Date: Sep 2007
Location: kitsilano
Posts: 48
Default

Menulis jgn memakai batasan, karena penulis itu Tuhan untuk kata2 dan kalimat. Buat yg kamu mau, tulis yg kamu suka. Yg jelas jadikan ciptaan mu yg terbaik
Reply With Quote
Reply

Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Forum Jump


All times are GMT +7. The time now is 01:51 AM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.1
Copyright ©2000 - 2020, Jelsoft Enterprises Ltd.