|
#1
|
|
|
Member
Join Date: Sep 2008
Location: Pokoknya Jawa Tengah (Solo,Semarang,Jogja,Pati)
Posts: 72
|
bagi kawan-kawan yg mau dan suka nulis plus njelek-njelekin diri sendiri, terus tertawa setelahya,,,......
gabung disini ajah...share tulisan.... mari tertawakan diri sendiri sebelum menertawakan orang lain... mari jelek-jelekin diri sendiri sebelum melihat kejelekan orang lain......
|
|
#2
|
|
|
Senior Member
|
TS duluan dong, masa ngajak tapi nggak kasih contoh
__________________
"Apabila orang tidak percaya bahwa matematika itu sederhana, hal ini semata-mata terjadi karena mereka tidak menyadari betapa rumitnya kehidupan ini" - Johny von Neuman (1903-1957) "Apabila orang tidak percaya bahwa bermimpi itu sederhana, hal ini semata-mata terjadi karena mereka tidak menyadari betapa mudahnya mengkhayal" - Penguin (1991-sekarang) Rumah Penguin sudah direnovasi! Rumah Penguin |
|
#3
|
|
|
Member
Join Date: Dec 2009
Location: Bintaro, Jakarta
Posts: 43
|
Iya niyh.. maksudnya gimana ini yah..? ndak mudheng niyh aku.. hee
__________________
"Panggil aku yugata" http://yugata.web.id "Kebahagiaan sejati ditemukan saat memberi"
|
|
#4
|
|
|
Member
Join Date: Sep 2008
Location: Pokoknya Jawa Tengah (Solo,Semarang,Jogja,Pati)
Posts: 72
|
Hehehe,..maaf semuanya, namanya juga mancing kerusuhan....
harus kasih contoh dulu yah??? Gini-ni, dari gue lair, bokap gue udah poligami. Gue anak dari istri pertama. Sekarang bokap nganggur, malah nyokap yg kerja jadi PNS tp udah pensiun. Gue ga tau kenapa nyokap sangat cinta ama bokap gue. Padahal udah ga kehitung siksaan batin yg diterima nyokap. Walaupun tanpa siksaan fisik. Dulu, gue sering tanya ama diri gue sendiri. "kenapa gue dilairin dalam keadaan yg seperti ini?". Ga pernah ad satu jawaban yg gue dapat. Hingga akhirnya, gue sadar, bahwa poligami itu bukan aib. Cerita tentang amburadulnya sebuah keluarga gara-gara cinta yang 'kolot', itu bukan kesalahan. Meskipun banyak yg menganggap itu sebagai kejelekan. Karena dari situ gue bisa belajar banyak. Dari bokap, gue belajar bagaimana membagi cinta dan hati untuk orang-orang di sekitar gue. Dari Nyokap, gue bisa belajar bagaimana mewujudkan ketulusan sebuah cinta, dan kesabaran dalam menjalaninya. Bahkan mempertahankannya. Itu salah satu kekuatan dari sebuah kejelekan. Mungkin. Hingga akhir-akhir ini gue berhasil menertawakan diri gue sendiri. Buat apa gue bertanya,"kenapa gue dilairin dalam keadaan yg seperti ini?". Karena memang tak pernah ada yg bisa menjawabnya. Belum mungkin. |
|
#5
|
|
|
Senior Member
Join Date: Nov 2007
Location: Bandung
Posts: 358
|
Tapi kalo baca contohnya, saya bukannya pengen ketawa tapi malah pengen nangis. Sedih sih.
Sekarang saya coba ya. "Begini, sodara2. Saya senang nulis cerita horor, tapi sebenarnya saya takut kecoak. Saya senang nulis puisi sedih, tapi sebenarnya hidup saya ga sedih2 amat (kalo dibandingin dgn TS). Saya juga hobi nulis komedi, tapi sekarang saya malah kesulitan menertawakan diri sendiri. Nah, jadi bingung kan."
__________________
Ikuti lomba menulis cerpen horor BDK, klik di sini Kunjungi blog saya http://namelessorder.tumblr.com |
|
#6
|
|
|
Member
Join Date: Sep 2008
Location: Pokoknya Jawa Tengah (Solo,Semarang,Jogja,Pati)
Posts: 72
|
Ini beneran sob, udah dua hari kemaren, ga tau kenapa ini perut kangen banget ama lubang toliet. Tapi yg menyakitkan hati gue, tiap gue jongkok yg keluar bukan 'pasukan' yg padat, melainkan para pasukan 'cair'. Mana keluarnya ga pake permisi. Jongkok dikit langsung menembus barikade.
Tapi sob, biasanya nih, kalau mencret kan berasa panas di pantat. Nah, mencret yg gue sandang ini katanya mencret gara-gara masuk angin. Berarti perut gue kerasukan angin. Dilema mendasar yg gue alami adalah....pertempuran antara pasukan mencret dan pasukan lapar. Di saat perut gue mules, saat itu pula perut gue keroncongan. Itu kejelekan yg terjadi di dalam metabolisme tubuh gue. Betapa antara 'mules' dan 'lapar' saling berebut kekuasaan atas lahan di perut gue. |
|
#7
|
|
|
Member
Join Date: Sep 2008
Location: Pokoknya Jawa Tengah (Solo,Semarang,Jogja,Pati)
Posts: 72
|
Ini kejelekan gue selanjutnya....
Ada seorang cewek yg minta kado sama gue. Katanya kado itu ga perlu berwujud barang. Yg penting bisa buat hatinya berkesan. Katanya tunjukin kalo gue bisa jadi cowok yg sukses dan romantis. Padahal dua hal itu masih 'haram' buat gue. Gue bingung sama cewek yg satu ini. Kenapa dia bisa bisanya suka sama gue. Padahal gue udah bilang ke dia kalo gue gampang 'horny', 'nepsong', kalo deket2 sama cewek termasuk sama dia. Bingung ah....tp thx God. |
|
#8
|
|
|
Senior Member
|
Saya baca contohnya TS yang pertama saya malah jadi menangis terbahak-bahak, tapi setelah baca yang berikutnya saya jadi tertawa terisak-isak. Gimana nih
![]() OK, deh, karena udah ada contoh, ini saya. Sebelum saya pindah ke sini (Padang) saat umur 8 tahun, saya adalah anak baik-baik yang sopan dan ramah, juga aktif dan rajin belajar. Semuanya didukung oleh keluarga yang juga cocok dengan saya saat itu. Setelah sekeluarga pindah ke Padang, benturan budaya yang sangat dahsyat dan menggemparkan dunia terjadi dalam tubuh saya yang masih imut-imut. Bukannya rasis ya, tapi jadi anak sopan dan ramah disini sangat sulit. Saya bertanya dengan sopan, yang ngejawab bilang "Kantu** ang mah, maeboh se. Pai ang lai!" (artinya: *******, pergi sana!). Kalau saat itu saya sudah gedean dikit, mungkin saya bisa maklum. Tapi namanya anak kecil yang belum pernah dikasarin, dikasarin sedikit kayak begitu saja sudah membuat saya pulang ke rumah nangis-nangis ![]() Sialnya, bukannya orangtua simpati, malah bilang "Ah, itu kan cuma bercanda". Entah dari mana sudut pandang mereka. Mungkin dari puncak monas ke arah hongkong ya.... Alhasil, saya yang tadinya sopan dan ramah, kehilangan jati diri seorang anak kecil dan menjadi anak cengeng. Hampir setiap hari saya pulang sekolah nangis-nangis. Dan ini terjadi hingga saya kelas 6 SD. SMP! masa peralihan. Masih sering cengeng juga. Tapi ada perubahannya. Seorang anak remaja tertindas yang sering dikerjain sesama rekan sekolah akan bertindak sama dengan seorang rakyat yang tertindas tirani: berontak. Setelah sempat dikeroyok berkali-kali sama preman sekolah, saya yang kalap akhirnya menyusun rencana pembalasan. Tidak tanggung-tanggung, saya datang ke sekolah tapi tidak masuk kelas. Saya tunggu diluar sampai tidak ada yang lihat, terus saya potong semua kabel yang ada di motor mereka masing-masing. Saya buka semua sekrup, saya patahkan semua plastik lunak (ya lah, yang keras kan susah). Semuanya tidak ketahuan karena saya nyalain puluhan petasan beruntun di ujung terjauh sekolah dari tempat parkir (Ini NYATA! Silahkan cari beritanya di koran Singgalang tahun 2005!). Tapi saya tetap ketahuan. Akhirnya saya di skors dari sekolah sebulan. Masih bagus daripada dikeluarin.... Besoknya, ban mobil ibu kepala sekolah kehilangan semua sekrupnya (ssssst!) Jadilah saya yang sekarang ini (Jreng Dreng....). Seorang anak muda (cukup) pintar yang pendendam. Nangis-nangisan tidak memuaskan. Bertindak itu menyenangkan. Ada yang mau ketawa??
__________________
"Apabila orang tidak percaya bahwa matematika itu sederhana, hal ini semata-mata terjadi karena mereka tidak menyadari betapa rumitnya kehidupan ini" - Johny von Neuman (1903-1957) "Apabila orang tidak percaya bahwa bermimpi itu sederhana, hal ini semata-mata terjadi karena mereka tidak menyadari betapa mudahnya mengkhayal" - Penguin (1991-sekarang) Rumah Penguin sudah direnovasi! Rumah Penguin |
|
#9
|
|
|
Member
Join Date: Sep 2008
Location: Pokoknya Jawa Tengah (Solo,Semarang,Jogja,Pati)
Posts: 72
|
Wah? Mas Pinguin ternyata Militeristik.....
![]() Emm, gini sob, ini mungkin kedengaran kejelekan gue yg paling agak sedikit kurang begitu baik. Lihat lokasi dimana gue tinggal. Jawa Tengah dan sekitarnya. Sekarang tepatnya gue tinggal di Solo. Tapi para sobat-sobat sekalian ngerasa aneh ga dengan bahasa yg gue pake? Gue orang Jawa tulen, tapi bahasanya 'Gue' banget! Wah ini namanya penyelewengan kebudayaan. Gue orang Jawa tengah. Tapi gue ga tau apa itu batik, gamelan, bahasa Jawa dengan segala tingkatannya, dan huruf Jawa (cara membaca dan menulisnya). Tentu saja dengan segala makna dan nilai yg terkandung di dalam kebudayaan Jawa. Apa ga ngeri itu sob? Gegap gempita mempertahankan produk budaya lokal kayak kemaren Malaysia mengklaim batik, dsb, itu aja gue ga ikut. Karena gue juga bingung. Apa yg dipertahankan coba, orang gue nya aja cuek bebek kayak gini. Mau tau aja nggak......Apa lagi mempertahankannya???? |
|
#10
|
|
|
Senior Member
Join Date: Nov 2007
Location: Bandung
Posts: 358
|
Jd ini ajang curhat ya? Haha.
__________________
Ikuti lomba menulis cerpen horor BDK, klik di sini Kunjungi blog saya http://namelessorder.tumblr.com |
![]() |
| Tags |
| jelek, nulis, sendiri, tertawa |
| Thread Tools | |
| Display Modes | |
|
|