Forum Kners adalah forum diskusi tentang kepenulisan. Dibuat untuk media diskusi para member yang bergabung di situs kemudian.com  

Go Back   Forum Kners adalah forum diskusi tentang kepenulisan. Dibuat untuk media diskusi para member yang bergabung di situs kemudian.com > Artikel > Belajar Menulis
Register Forgot Password

Reply
 
Thread Tools Display Modes
  #1  
Old 07-17-2012, 04:16 AM
luna.love's Avatar
luna.love luna.love is offline
Anak Muda
Join Date: Feb 2012
Location: solo
Posts: 69
Smile Bagaimana cara menjaga cerita tetap di alurnya?

Kadang kala, waktu saya menulis sebuah cerbung/cerpen sudah saya tulis dan rencanakan alurnya
mulai pembukaan, isi, klimak, antiklimak dan penutupnya

tapi ide2 lain bermunculan jadi alurnya melenceng dari klimak/endingnya atau bahkan malah gak nyambung sama pembukaanya.

Cerita romantis jadi horor! Gak lucu kan?!

Tolong bagi tips dan trik!

NB: gimana cara ide2 itu gak hilang muncul?

Terimakasih (.i_i.)
Reply With Quote
  #2  
Old 07-17-2012, 01:05 PM
Putra Mahkota Putra Mahkota is offline
Kisanak
Join Date: Nov 2011
Posts: 746
Default

Quote:
Originally Posted by luna.love View Post
Kadang kala, waktu saya menulis sebuah cerbung/cerpen sudah saya tulis dan rencanakan alurnya
mulai pembukaan, isi, klimak, antiklimak dan penutupnya

tapi ide2 lain bermunculan jadi alurnya melenceng dari klimak/endingnya atau bahkan malah gak nyambung sama pembukaanya.

Cerita romantis jadi horor! Gak lucu kan?!

Tolong bagi tips dan trik!

NB: gimana cara ide2 itu gak hilang muncul?

Terimakasih (.i_i.)
Kalo ada ide saya konsep dulu di pikiran, alurnya gimana bener2 ditetapkan tapi nah kalo ada ide2 nyasar yang tiba2 mampir masukin tapi jangan sampai alur yg dibuat jadi berantakan. Ibarat kita bikin patiseri roti, dalemnya udah kita rencanain pake selai stroberi, tapi tambahin keju coklat diatasnya gpp yang panting masih roti, bukan jadi pecel. Ide2 yang ada udah masukin aja, kan ntr bisa diedit. Saya juga tiap bikin cerota maunya A jadi B, tapi gpp..namanya juga berkarya. Hehehe
Reply With Quote
  #3  
Old 07-17-2012, 01:20 PM
luna.love's Avatar
luna.love luna.love is offline
Anak Muda
Join Date: Feb 2012
Location: solo
Posts: 69
Default

Quote:
Originally Posted by Putra Mahkota View Post
Kalo ada ide saya konsep dulu di pikiran, alurnya gimana bener2 ditetapkan tapi nah kalo ada ide2 nyasar yang tiba2 mampir masukin tapi jangan sampai alur yg dibuat jadi berantakan. Ibarat kita bikin patiseri roti, dalemnya udah kita rencanain pake selai stroberi, tapi tambahin keju coklat diatasnya gpp yang panting masih roti, bukan jadi pecel. Ide2 yang ada udah masukin aja, kan ntr bisa diedit. Saya juga tiap bikin cerota maunya A jadi B, tapi gpp..namanya juga berkarya. Hehehe
Ow gt ya kak!

Trus gimana jga feel/perasaan dalam cerita?

Kalau aku udah buat cerita setengah tiba2 hambar, gak pengen nerusin tuh gmn?

Trus ide lain muncul, aku buat setengah lagi! Nyebelin, jadi tumpukan cerita tanpa ending! (padahal udah ada alurnya)

tolong jawab, kak! (i_i')?
Reply With Quote
  #4  
Old 07-17-2012, 01:25 PM
Putra Mahkota Putra Mahkota is offline
Kisanak
Join Date: Nov 2011
Posts: 746
Default

Quote:
Originally Posted by luna.love View Post
Ow gt ya kak!

Trus gimana jga feel/perasaan dalam cerita?

Kalau aku udah buat cerita setengah tiba2 hambar, gak pengen nerusin tuh gmn?

Trus ide lain muncul, aku buat setengah lagi! Nyebelin, jadi tumpukan cerita tanpa ending! (padahal udah ada alurnya)

tolong jawab, kak! (i_i')?
Kalo saya, bikin cerita itu saya harus jadi si tokoh. Saya bayangin ya kejadian itu saya yang alami. Pasti ada emosinya kan di cerita itu? Buat diri kamu terlibat dan mengalami kejadian yg kmu tulis, jadi feel nya dapet. Nah klo udah numpuk, pisahin, ambil keputusan cerita mana dulu yg mau kamu selesaikan. Misalnya ambil yang A, kamu baca lagi dari awal, rasakan feel yg ada, masuk ke dalam cerita, jadi si tokoh, dan mulai menulis lagi. Saya sih gitu hehehe
Reply With Quote
  #5  
Old 07-17-2012, 01:45 PM
Shinichi's Avatar
Shinichi Shinichi is offline
Panglima
Join Date: Aug 2007
Location: London, Tokyo, Daneldram
Posts: 2,166
Send a message via Yahoo to Shinichi
Default

kalau punya ide menulis cerita, tulis rencananya. rencana ini dalam bentuk kerangka, bukan cerita aslinya. pernah dengar kerangka cerita kan? buatlah kerangka itu dalam poin2, lalu bagi ke dalam bab dan bab. tulis dengan berpedoman pada kerangka itu. kalau melenceng atau muncul ide baru, baca lagi ke poin2 dlm kerangka. apakah itu benar melenceng. kalau iya, ubah, tandai, pindahkan ke halaman lain. ikuti lagi kerangka cerita.

rasanya, saya pernah komentar ke salah satu tulisan kamu soal gimana membuat satu paragraf itu fokus ke satu inti kalimat. saya kasih poin2 bgtu, kan? nah... itu kan bisa kamu aplikasikan ke skala yg lbh besar. kalau saya bilang kemarin itu tntng sebuah paragraf saja, kini anggap paragraf itu sebuah cerita. maka poin2 itu jadikan sebagai masing2 paragrafnya. kalau.novel, ya anggap poin2nya jd bab. kira2 bgtu. ahak hak hak. intinya fokus dan tulis dalam draft. tulis dgn berpedoman pd kerangka. baca baca dan edit. cukup puas, baru posting. nggak usah buru2 posting. hihihi.
__________________
Shinichi bersabda,
marilah kita membaca, menulis dan mengapresiasi di situs kemudian.com,
lalu
Jadilah pembaca yang budiman, penulis yang tekun dan pengkritik yang santun. Peristiwa 1:1

Reply With Quote
  #6  
Old 07-17-2012, 01:48 PM
luna.love's Avatar
luna.love luna.love is offline
Anak Muda
Join Date: Feb 2012
Location: solo
Posts: 69
Default

Quote:
Originally Posted by Putra Mahkota View Post
Kalo saya, bikin cerita itu saya harus jadi si tokoh. Saya bayangin ya kejadian itu saya yang alami. Pasti ada emosinya kan di cerita itu? Buat diri kamu terlibat dan mengalami kejadian yg kmu tulis, jadi feel nya dapet. Nah klo udah numpuk, pisahin, ambil keputusan cerita mana dulu yg mau kamu selesaikan. Misalnya ambil yang A, kamu baca lagi dari awal, rasakan feel yg ada, masuk ke dalam cerita, jadi si tokoh, dan mulai menulis lagi. Saya sih gitu hehehe
terimakasih kak!
Reply With Quote
  #7  
Old 07-17-2012, 01:57 PM
aria
Guest
Posts: n/a
Default

Quote:
Originally Posted by Shinichi View Post
kalau punya ide menulis cerita, tulis rencananya. rencana ini dalam bentuk kerangka, bukan cerita aslinya. pernah dengar kerangka cerita kan? buatlah kerangka itu dalam poin2, lalu bagi ke dalam bab dan bab. tulis dengan berpedoman pada kerangka itu. kalau melenceng atau muncul ide baru, baca lagi ke poin2 dlm kerangka. apakah itu benar melenceng. kalau iya, ubah, tandai, pindahkan ke halaman lain. ikuti lagi kerangka cerita.
buka kelas menulis nggak? ajarin dong #sungkem
Reply With Quote
  #8  
Old 07-17-2012, 01:59 PM
Putra Mahkota Putra Mahkota is offline
Kisanak
Join Date: Nov 2011
Posts: 746
Default

Quote:
Originally Posted by luna.love View Post
terimakasih kak!
Sama-sama. Tapi Lun..kalo saya bikin cerita ga pernah pake kerangka, tulis ya tulis. Walau hasilnya ancur gpp. Tiap orang punya cara sendiri bikin apapun. Hehehe yang paling penting, buat dirimu nyaman ketika menulis. Itu aja sih kalo dari saya. Maklum newbie dan ga tau tatacara nulis itu kek gimana. Ahihihi
Reply With Quote
  #9  
Old 07-17-2012, 02:07 PM
toebugz toebugz is offline
Anak Muda
Join Date: Jun 2010
Location: tasikmalaya
Posts: 29
Default

penulis memang berbedabeda, ada yang pake kerangka ada yang ngga, tergantung kebiasaan dan enaknya dimana.
Itu dari sayah, yang gak bisa nulis cerita... Kiak kiak kiak
#rusuh mode
Reply With Quote
  #10  
Old 07-17-2012, 02:12 PM
luna.love's Avatar
luna.love luna.love is offline
Anak Muda
Join Date: Feb 2012
Location: solo
Posts: 69
Default

Quote:
Originally Posted by Shinichi View Post
kalau punya ide menulis cerita, tulis rencananya. rencana ini dalam bentuk kerangka, bukan cerita aslinya. pernah dengar kerangka cerita kan? buatlah kerangka itu dalam poin2, lalu bagi ke dalam bab dan bab. tulis dengan berpedoman pada kerangka itu. kalau melenceng atau muncul ide baru, baca lagi ke poin2 dlm kerangka. apakah itu benar melenceng. kalau iya, ubah, tandai, pindahkan ke halaman lain. ikuti lagi kerangka cerita.

rasanya, saya pernah komentar ke salah satu tulisan kamu soal gimana membuat satu paragraf itu fokus ke satu inti kalimat. saya kasih poin2 bgtu, kan? nah... itu kan bisa kamu aplikasikan ke skala yg lbh besar. kalau saya bilang kemarin itu tntng sebuah paragraf saja, kini anggap paragraf itu sebuah cerita. maka poin2 itu jadikan sebagai masing2 paragrafnya. kalau.novel, ya anggap poin2nya jd bab. kira2 bgtu. ahak hak hak. intinya fokus dan tulis dalam draft. tulis dgn berpedoman pd kerangka. baca baca dan edit. cukup puas, baru posting. nggak usah buru2 posting. hihihi.
Ow gt! Makasih kak shin!
Yang baik hati, pengertian, suka muji (tapi bo'ong) hihihi

#ngumpet...
Reply With Quote
Reply

Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Forum Jump


All times are GMT +7. The time now is 01:00 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.1
Copyright ©2000 - 2019, Jelsoft Enterprises Ltd.