Forum Kners adalah forum diskusi tentang kepenulisan. Dibuat untuk media diskusi para member yang bergabung di situs kemudian.com  

Go Back   Forum Kners adalah forum diskusi tentang kepenulisan. Dibuat untuk media diskusi para member yang bergabung di situs kemudian.com > RUANG DISKUSI > Puisi
Register Forgot Password

Reply
 
Thread Tools Display Modes
  #11  
Old 07-04-2012, 10:22 PM
toebugz toebugz is offline
Anak Muda
Join Date: Jun 2010
Location: tasikmalaya
Posts: 29
Default

jiahhhhhhhh, luna #tepokjidat
Reply With Quote
  #12  
Old 07-05-2012, 12:05 AM
luna.love's Avatar
luna.love luna.love is offline
Anak Muda
Join Date: Feb 2012
Location: solo
Posts: 69
Default

Quote:
Originally Posted by toebugz View Post
jiahhhhhhhh, luna #tepokjidat
Hehe tambah lebar ntar tuh jidat ditepok mulu.
Reply With Quote
  #13  
Old 07-17-2012, 07:55 AM
samalona's Avatar
samalona samalona is offline
Anak Muda
Join Date: Jan 1970
Location: Makassar, Bogor, Surabaya, Nusa Dua
Posts: 167
Default

Kalau sedang sumpek, saya suka baca puisi yang lugas, realis, mBeling, atau yang ada twistnya. Kalau sedang sedih atau tertekan, saya suka baca puisi suram, yang hemat kata, atau yang memberi semangat atau memecut melalui ironi, sarkasme, inuendo; atau puisi yang memberi nasihat melalui cerita, tanpa menggurui. Kalau sedang jatuh cinta, saya tidak suka baca puisi cinta yang lugas. Kalau sedang patah hati, saya suka semua puisi
Kalau sedang butuh inspirasi, saya suka baca puisi yang surealis, yang sarat metafora, alegori, alusi, kaya imaji, apalagi yang tiga dimensi.
Saya tidak terlalu suka prosa liris dengan kecenderungan yang ada sekarang. Karena itu saya mau belajar membuat prosa liris yang saya suka
Saya masih belum tahu puisi macam apa yang saya sukai saat saya sedang kesepian. Biasanya saya ujung-ujungnya membaca tulisan-tulisan karya sendiri.
__________________
We always did feel the same
We just saw it from a different point of view
-- Bob Dylan, Tangled Up in Blue
Reply With Quote
  #14  
Old 07-17-2012, 11:46 AM
toebugz toebugz is offline
Anak Muda
Join Date: Jun 2010
Location: tasikmalaya
Posts: 29
Default

sayah suka penggambarannya om sam. btw, "prosa liris dengan kecenderungan yang ada sekarang" itu yang seperti apa om? bisa di deskripsikan?
Reply With Quote
  #15  
Old 07-17-2012, 12:01 PM
Reborn Initial Reborn Initial is offline
Anak Muda
Join Date: Jul 2012
Posts: 23
Default

Puisi perasaan om, dengan kata - kata seperti apa dan bagaimanapun.
Reply With Quote
  #16  
Old 07-17-2012, 12:52 PM
luna.love's Avatar
luna.love luna.love is offline
Anak Muda
Join Date: Feb 2012
Location: solo
Posts: 69
Default

Quote:
Originally Posted by toebugz View Post
sayah suka penggambarannya om sam. btw, "prosa liris dengan kecenderungan yang ada sekarang" itu yang seperti apa om? bisa di deskripsikan?
Prosa liris? Boleh tahu itu apa? (Cetek pengalaman dan pengetahuan)
Reply With Quote
  #17  
Old 07-17-2012, 02:00 PM
Putra Mahkota Putra Mahkota is offline
Kisanak
Join Date: Nov 2011
Posts: 746
Default

Puisi yang bikin gue speechless dan cuma bisa bilang di hati:damn it's a wow. Hahahha
Reply With Quote
  #18  
Old 07-17-2012, 02:41 PM
toebugz toebugz is offline
Anak Muda
Join Date: Jun 2010
Location: tasikmalaya
Posts: 29
Default

Prosa liris adalah tulisan dalam bentuk prosa yang merupakan curahan perasaan dari penulis, yang disusun dengan keindahan sebagaimana puisi. Pun ada pendapat yang menyatakan bahwa prosa liris bukan termasuk puisi walaupun terkandung unsurunsur puisi di dalamnya. Pendapat ini sedang saya dalami, pun sayah belum menemukan dasarnya, malah timbul pertanyaan baru tentang 'apa bedanya prosa liris dengan puisi prosa?'. Mungkin temens ada yang bisa bantu?

btw, untuk menambah khasanah pengetahuan kita, sayah paste deskripsi bentuk puisi dari sumber http://supersuga.wordpress.com/2010/...m-jenis-puisi/, sebagai berikut:


Berdasarkan isinya, puisi baru dibedakan menjadi:

1. Balada adalah puisi berisi kisah/cerita.

Rendra banyak sekali menulis balada tentang orang-orang tersisih, yang oleh penyairnya disebut “Orang-orang Tercinta”. Kumpulan baladanya yaitu, Balada Orang-orang Tercinta dan Blues Untuk Bonnie.

2. Himne adalah puisi pujaan untuk Tuhan, tanah air, atau orang yang dimuliakan

3. Ode adalah puisi sanjungan untuk orang yang berjasa dalam masyarakat (pahlawan).

Contohnya : “Teratai” karya Sanusi Pane, “Diponegoro” karya Chairil Anwar, dan “Ode Buat Proklamator” karya Leon Agusta.

4. Epigram, slogan,s emboyan atau sajak cetusan adalah puisi yang berisi tuntunan/ajaran hidup.

5. Romance adalah puisi yang berisi luapan perasaan cinta kasih.

Contohnya : “Empat Kumpulan Sajak” Karya WS Rendra.

6. Elegi adalah puisi yang berisi ratap tangis/kesedihan.

Misalnya “Elegi Jakarta” karya Asrul Sani yang mengungkapkan perasaan duka penyair di kota Jakarta.

7. Satire adalah puisi yang berisi sindiran/kritik atau kecaman.

Berdasarkan cara penyair mengungkapkan isi/gagasannya, puisi dibedakan menjadi:

1. Puisi Naratif

Puisi yang mengungkapkan cerita atau penjelasan penyair. Ada puisi naratif yang sederhana, ada yang sugestif, dan ada yang kompleks. Yang termasuk puisi-puisi naratif, misalnya: epik, romansa, balada, dan syair.

2. Puisi Lirik

Puisi yang mengungkapkan gagasan pribadi penyair (biasanya disebut juga aku lirik). Dalam puisi lirik, penyair *tidak bercerita. Jenis puisi lirik, misalnya: elegi, ode, dan serenade (sajak percintaan yang bisa dinyanyikan).

3. Puisi Deskriptif

Penyair bertindak sebagai pemberi kesan terhadap keadaan / peristiwa, benda, atau suasana dipandang menarik perhatian penyair. Jenis puisi yang dapat diklasifikasikan dalam puisi deskriptif, misalnya puisi satire, kritik sosial (yang mengungkapkan perasaan tidak puas penyair terhadap suatu keadaan, dengan cara menyindir atau menyatakan keadaan sebaliknya), dan puisi-puisi impresionitik (yang mengungkapkan kesan penyair terhadap suatu hal).

Berdasarkan sifat dari isi yang dikemukakan (David Daiches), puisi dibedakan menjadi:

1. Puisi Fisikal

Puisi yang bersifat realistis, artinya menggambarkan kenyataan apa adanya. Yang dilukiskan adalah kenyataan dan bukan gagasan. Hal-hal yang didengar, dilihat, atau dirasakan merupakan obyek ciptaannya. Puisi-puisi naratif, balada, impresionistis, juga puisi dramatis biasanya merupakan puisi fisikal.

2. Puisi Platonik

Puisi yang sepenuhnya berisi hal-hal yang bersifat spiritual atau kejiwaan. Puisi-puisi ide atau cita-cita, religius, ungkapan cinta pada seorang kekasih, anak pada orang tuanya dan sebaliknya, dapat dimasukkan ke dalam klasifikasi puisi platonik.

3. Puisi Metafisikal

Puisi yang bersifat filosofis, *mengajak pembaca untuk merenungkan kehidupan dan merenungkan Tuhan. Puisi religius dapat disebut sebagai puisi platonik (karena menggambarkan ide atau gagasan penyair), atau bisa juga digolongkan sebagai puisi metafisik (karena mengajak pembaca merenungkan kehidupan dan Tuhan), Karya Jalaludin Rumi dapat diklasifikasikan sebagai puisi metafisikal.

Berdasarkan obyek yang menjadi sumber gagasan, puisi dibedakan menjadi:


1. Puisi Subyektif / Puisi Personal

Puisi yang mengungkapkan gagasan, pikiran, perasaan, dan suasana dalam diri penyair sendiri. Puisi-puisi yang ditulis kaum ekspresionis dapat diklasifikasikan sebagai puisi subyektif, karena mengungkapkan keadaan jiwa penyair sendiri. Demikian pula puisi lirik dimana aku lirik berbicara kepada pembaca.

2. Puisi Obyektif/ Puisi Impersonal

Puisi yang mengungkapkan hal-hal di luar diri penyair itu sendiri. Puisi obyektif disebut juga puisi impersonal. Puisi naratif dan deskriptif kebanyakan adalah puisi obyektif, meskipun juga ada beberapa puisi yang subyektif.

Berdasarkan kedalaman maknanya, puisi dibedakan menjadi:

1. Puisi Diafan/ Puisi polos

Puisi yang kurang memiliki pencitraan, terutama dalam hal diksi yang terlalu ‘biasa’, sehingga mirip dengan bahasa sehari-hari. Puisi diafan sangat mudah dihayati maknanya.

Biasanya, puisi anak-anak atau puisi yang ditulis oleh orang yang baru belajar menulis puisi dapat diklasifikasikan dalam puisi diafan. Kelemahan utama pada karya-karya tersebut adalah, *belum adanya harmonisasi bentuk fisik dalam mengungkapkan makna.

Takaran yang dibuat untuk kiasan (metafora), lambang, simbol masih kurang tepat, baik letak maupun komposisinya. Jika puisi dibuat terlalu banyak majas, maka puisi itu menjadi gelap dan sukar ditafsirkan. Sebaliknya jika puisi itu kering akan majas dan versifikasi, maka itu akan menjadi puisi yang bersifat prosaik dan terlalu gamblang untuk diartikan sehingga diklasifikasikan sebagai puisi diafan.

2. Puisi Prismatis

Puisi yang mampu menyelaraskan kemampuan menciptakan majas, versifikasi, diksi, dan pengimajian sedemikian rupa sehingga pembaca tidak terlalu mudah menafsirkan makna puisinya, namun tidak terlalu gelap. Pembaca tetap dapat menelusuri makna puisi itu. Namun makna itu bagaikan sinar yang keluar dari prisma.

Bisa jadi akan ada bermacam-macam makna yang muncul, karena memang bahasa puisi bersifat multi interpretable. Puisi prismatis kaya akan makna, namun tidak gelap. Makna yang aneka ragam itu dapat ditelusuri pembaca. Jika pembaca mempunyai latar belakang pengetahuan tentang penyair dan kenyataan sejarah, maka pembaca akan lebih cepat dan tepat menafsirkan makna puisi tersebut.
Penyair-penyair seperti Amir Hamzah dan Chairil Anwar dapat menciptakan puisi-puisi prismatis.

3. Puisi Gelap

Puisi yang sukar dimaknai. Terlampau banyak penggunaan majas, metafora, simbolisasi terkadang justru membenamkan arti/makna puisi itu sendiri. Mungkin hanya pengarangnya yang bisa membaca arti puisinya.
Reply With Quote
  #19  
Old 07-17-2012, 02:46 PM
Shinichi's Avatar
Shinichi Shinichi is offline
Panglima
Join Date: Aug 2007
Location: London, Tokyo, Daneldram
Posts: 2,166
Send a message via Yahoo to Shinichi
Default

puisi yg seperti apa yg penulisnya tuliskan untukku. saya suka banget nget nget! nyahahaha
__________________
Shinichi bersabda,
marilah kita membaca, menulis dan mengapresiasi di situs kemudian.com,
lalu
Jadilah pembaca yang budiman, penulis yang tekun dan pengkritik yang santun. Peristiwa 1:1

Reply With Quote
  #20  
Old 07-17-2012, 03:02 PM
toebugz toebugz is offline
Anak Muda
Join Date: Jun 2010
Location: tasikmalaya
Posts: 29
Default

jiaaahhhhh #tepokjidat
Reply With Quote
Reply

Tags
belajar puisi, jenis puisi, puisi

Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Forum Jump


All times are GMT +7. The time now is 10:03 AM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.1
Copyright ©2000 - 2019, Jelsoft Enterprises Ltd.