Forum Kners adalah forum diskusi tentang kepenulisan. Dibuat untuk media diskusi para member yang bergabung di situs kemudian.com  

Go Back   Forum Kners adalah forum diskusi tentang kepenulisan. Dibuat untuk media diskusi para member yang bergabung di situs kemudian.com > RUANG DISKUSI > Novel
Register Forgot Password

Reply
 
Thread Tools Display Modes
  #1  
Old 02-09-2015, 01:16 PM
pretmania pretmania is offline
Anak Muda
Join Date: Feb 2015
Posts: 4
Default ~True Story/inspiration~ Rahasia Sukses? Dah mainstream...ini Rahasia Gagal!!!

Rahasia sukses? Beuh, udah terlalu mainstream…udah tau Rahasia Gagal? Tau apa rahasia besar di balik kegagalan? Bener mau tau? Then, bekicrot…

Apa itu gagal? Gimana kalau Anda gagal? Apa yang harus dilakukan? Pertanyaan simple yang Anda sendiri belum tentu bisa menjawabnya…
Ini adalah sebuah kisah nyata tentang saya…dan sahabat baik saya, yaitu kegagalan!


___________________________________

Breaking News: Eh, the novel version of this thread is now on sale!!!



___________________________________

Testimoni agan2 yg dah baca trit ini (dan novelnya):

Quote:
Originally Posted by jamilagrosir
ane dah baca mpe selese nih gan. terpukaunbangetdehhhhhhhhhhh ..
ngepas banget disaat ane mu ujian dan udah 4x ujian nilai ane jelek terus.. dan ipk semakin mbrosot

hampir putus asa, skrg akhirnya sadar ane gagal di ujian belom apa apa gan.. hhe semoga sukses gan!!

tetap semangaat gan!
salam frenzy
Quote:
Originally Posted by blueoreo
wow salut buat agan
ane jg prnh mengalami yg nmanya kegagalan dan bhkn nganggap tiu adlah kegagalan trbesar dlm hidup ane. 2 hal besar yg gagal ane pertahanin. tp alhamdulillah kehidupan ane skrg lebi baek dan mindset ane lbi terbentuk y karna sbuah kegagalan itu. yg plg penting adalah kita g bole trlarut dlm kegagalan. dekatkan dirimu dengan Tuhanmu, insyaallah km akan mendapatkan ketenangan.
goodluck n success slalu buat agan
Quote:
Originally Posted by r4n_5k1
sangat sangat super ceritanya gan. ane jadi terinspirasi tuk bangkit lagi. wajib HT nih mah. hidup KF!
Quote:
Originally Posted by FuckAbabil
We're the choosen
Ini yg bikin ane gk pernah berpikir kalo sebenernya kata2 itu lah yg ane butuhkan untuk merubah mindset ane yg egoisnya udah kesumat..kalo gagal selalu salahin keadan kalo gk Tuhan..untung ane baca thread ini akhirnya ane bisa sadar kalo ane yg penuh salah dan ane makhluk terpilih ..dari sekarang ane siap gagal..semangat gagal.. Thank's a lot gan
Quote:
Originally Posted by baibai21
Pertama ane kira ini trit ece-ece
Setelah ane baca ampe beres,pas kalimat akhir kaga tau kenapa mata ane berkaca-kaca

pas beres baca ane ngerasa jadi bocah gan,ane terlalu cengeng gan, akhirnya ane sadar ane gampang nyerah gan,

jual pulsa gagal(rugi dikit) aja ane udah nyerah,apa lagi ampe nyoba yg lain-lain ,baru mikirin pengen buat usaha aja udah nyerah ane gan,gimana kalo ane ampe gagal ribuan kali kaya thomas alpha edison

untung ane udah baca trit ente,pikiran ane jadi kebuka lebar gan,ane jadi mikirin kegagalan adalah pembelajaran,dulu kalo gagal ane pasti mikirinya nyerah terus gan

trit ini ane nyatakan layak HT,
ane udah saved page gan,buat pembelajaran ane tentang kegagalan ,sorry gan kaga bisa ngasih cendol dan rate,

ane make hp butut,kompi ane rusak

The more you fail the more successful you’re gone be

“Jika kau gagal, kau hanya punya 2 pilihan…jadi lebih kuat dari sebelumnya, atau jadi lebih lemah dari sebelumnya…”

kegagalan adalah sukses yang tertunda
Dan masih banyak lagi...

Ini kisah panjang banget...so prepare yourself!!!

Story...begins!!!

____________________________________________


Chapter I: The Birth of Destiny


Teeeet…teeeet…
Bunyi bel sekolah menandakan waktu pulang berbunyi keras, mata para murid yang separuh tertutup seperti abis dugem semalam suntuk pun kembali terbelalak lebar seperti baru lihat foto para member AKB48 pake bikini . Ya, saat itu saya adalah seorang pelajar SMP, meski muka saya lebih mirip mahasiswa tingkat akhir. Satu persatu teman2 sekelas bergegas keluar kelas penuh tawa riang karena memang momen inilah yang paling ditunggu seluruh murid di belahan dunia mana pun.

Masih sibuk memasukkan buku dan alat tulis ke dalam tas yang sudah ‘the kill’, terlihat beberapa baris di belakang bangkuku, satu orang murid laki2 berwajah mirip personil band L’Arc~en~Ciel (yg tukang bongkar pasang panggung), bertubuh kurus dan kulit sawo kematengan yang masih asik duduk santai di bangkunya sambil terus bergulat dengan kertas dan pensilnya. Ngapain tuh anak? Ngerjain PR? Mustahil di SMP ini ada murid serajin itu! Rasa penasaran yang menyeruak dalam pikiran membawaku melangkah menghampiri murid aneh itu…sebenarnya sih saya yg lebih aneh.

“Eh, ngapain, sih?” Tanya saya agak dingin.
“Biasa, lagi gambar,” jawab singkat murid bernama Sam (bukan nama sebenarnya) tanpa sedikit pun matanya berpaling dari kertas gambarnya.
“Oh, lu suka ngegambar?” Sekelebat mata saya melihat sebuah judul komik yang ada di samping kertas Sam, “eh, lu suka ‘One Piece’?”
“Iya…lu, Don?”

-------------
Oh ya, belum ngenalin diri. Perkenalkan, saya Don (nama disamarkan...kaya' tokoh kriminal aja disamarkan), waktu itu umur saya 14 tahun, murid SMP kelas 3 yang lumayan bandel atau biasa disebut si cowok nakal. Kata tante saya, saya ganteng, I dunno this was real or just my fantasy. Pasti Anda semua bertanya, “lu siapa? Orang penting?” Ya, saya siapa mungkin ga penting…tapi semoga kisah saya ini bisa berkhasiat bagi Anda…(obat kali berkhasiat)
---------------

“Gua mah maniak ‘One Piece’ kali!” kata siapa? ya kata saya lah!
Sadar punya kesamaan interest, kita berdua yang sebelumnya saling bersikap dingin bagai Messi dan Ronaldo kalau ketemu di ondangan, sekejap berubah bagai dua gadis muda yang baru ketemu setelah 10 tahun tak jumpa. Dan kita pun mulai suka ngobrolin soal anime, manga, J-Pop culture, sampai akhirnya…

“Eh, lu kan suka ngegambar, gua suka nulis cerita fantasy, loh,” entah dari mana kepikiran ide ini, padahal sebenernya saya jarang mikir, “gimana kalau kita bikin komik? Lu yg gambar, ceritanya dari gua.”
“Ok, boleh juga tuh!” Sam mengangguk yakin, disertai senyum optimis.
"Dan setelah membuat komik," mataku menajam, senyumku lebar menyeringai, "kita kuasai dunia...ZA HA HA HA HA!!!"
Dan mulai dari sinilah takdir kita dipertaruhkan.



Chapter II: Little Step of a Hobbit


Minggu, 23 Januari 2005…

Bangun tidur, saya pun hendak pergi ke sekolah, tapi saya pun sadar bahwa sekolah mah hari Minggu di mana2 libur atuh…saya ajak Sam dan 4 teman sekelas yang lain gathering (kumpul) di rumah saya. Usai nangkringin Doraemon yang dari dulu jam 8 mulu dan ga pernah ganti channel, semuanya pun berkumpul lengkap.
“Ok, teman2! Kita bikin komik, yuk!”
Ga banyak protes dari yg laen, pasrah kali…
“Nama tim kita apa?” Tanya seorang teman kita yang menolak untuk disebutkan namanya.
Awalnya kita mau kasih nama The Ganteng-Only Group, tapi karena sadar nama ini tak sesuai kenyataan, kita pun menamai Tim kita, Krizpy Frenzy (KF), dengan saya sebagai kaptennya...ZA HA HA HA HA!!!

Setiap hari Minggu pagi hingga sore, kita berenam mengerjakan komik ini. Di saat teman2 yang lain masih terlelap dalam di dunia mimpi, kita udah bangun untuk mengejar mimpi. Di saat teman2 yang lain hang out di mall sampai kaki kram, kita harus melototin kertas dan menggerakan pensil hingga mata dan tangan kita kram. 1 bulan…2 bulan…3 bulan, komik tak kunjung usai.
“Eh, komik kita dah ampe mana nih?”
“Udah ampe niat…”

Akhirnya, 6 bulan setelah KF terbentuk, sebuah komik pun jadi!
“YEAH!!! Akhirnya jadi!” Bagai baru mencetak gol kemenangan di final Liga Champions, kita berenam pun sumringah.
"Jadi apa?"
"Jadi masalah..."
Eitz, jangan senang dulu…saat hari sekolah tiba (waktu itu kita dah SMA, pada pisah2), kita coba memamerkan hasil karya dan kerja keras kita ke teman2 sekelas. Apa kata mereka?
“Jelek banget!!!”
“Aneh nih komik!!!”
“Ga akan laku!!!”



Tenaga, pikiran, waktu, keringat, darah, dan air mata yang kita curahkan selama 6 bulan hanya jadi bully dan olok2an orang lain selama 6 menit…ibaratkan lu masak fettucinne alfredo, dengan keju parmiggiano-reggiano yg gurih, dilumuri saus krim yang khas, tak lupa daun parsley dipotong kecil2 sebagai garnishnya, mmm yummy…akan tetapi, hasil masakanmu itu dibanting, diinjak2, dan diludahi oleh orang2…gimana perasaanmu?

Hari Minggu berikutnya datang, seperti biasa, kita gathering…beda dengan atmosfer biasanya yang dipenuhi canda tawa bagai nonton acara lawak, gathering kali ini lebih banyak diam seperti lagi ziarah di kuburan, wajah kita pun makin kusut dan abstrak aja.
“Emang komik kita jelek, sih.”
“Iya, gua juga dah ga mood ngegambar lagi.”
Makin dilihat komik itu, makin kita ingin merobeknya, membakarnya, dan berteriak keras melepas kekesalan dalam hati. Semua crew lagi galau karena komik (galau karna cewe mah udah mainstream!), puluhan lembar kertas hasil jerih payah kita pun kita lempar begitu saja ke dalam tempat sampah dan biarkan menjadi sejarah.

Teringat pepatah Jepang kuno, “kalau kau jatuh 7 kali, bangkitlah 8 kali,” usaha pun kita mulai lagi dari nol. Kali ini bukan komik, tapi kita ganti dengan novel...


Phew...capek juga nulis segini...lanjut di bawah!!!
Reply With Quote
  #2  
Old 02-09-2015, 01:28 PM
pretmania pretmania is offline
Anak Muda
Join Date: Feb 2015
Posts: 4
Default Lanjutannya...

Chapter III: Path of Warriors

Dimulai dari 1 kata, 1 kalimat, 1 paragraf, 1 chapter, akhirnya jadilah 1 naskah novel yang dikerjakan dalam waktu 6-7 bulan. Tanpa memamerkan lagi ke orang lain (kecuali yang kita tau bisa kasih masukan positif), kita coba kirim naskah itu ke penerbit. 1 bulan berlalu tanpa kabar, 2 bulan masih tanpa kabar, 3 bulan masih nihil, dan 4 bulan…pluk! Sepucuk surat dari sebuah penerbit besar di Indonesia pun berlabuh di rumahku. Jantung berdegup kencang, sekencang motor Valentino Rossi, tangan bergetar kuat, bagai getaran cinta pertama dalam dada, rasa ragu apa naskah novel ini diterima atau ditolak terus berperang dalam pikiran…tak berlama2, aku pun memberanikan diri membuka surat itu, dan…JRENG! JRENG!

Maaf, naskah Anda tak bisa kami terbitkan…” Itulah inti suratnya. Beuh, rasanya bagai ketiban atlet sumo…manuscript setebal 402 halaman kertas A4, font Times New Roman 12 pt, dengan spasi 1.5 itu ditolak mentah2 oleh penerbit. Sempat mau surrender, tapi sayang juga sih, udah capek-capek, banyak korbanin tenaga dan waktu, akhirnya kita coba ke penerbit lain. 3-6 bulan kemudian, datanglah surat dari penerbit yang isinya…ditolak lagi! Beberapa kali, masih ditolak lagi…

Ga kerasa, bentar lagi kita kelas 3 SMA (ga nyangka bisa kesampean juga), novel kita yg statusnya bagai pepatah “mati segan hidup tak mau” perlahan memudar dari pikiran…lulus UN dan masuk kuliah, itulah fokus pikiran kita.
“Saya mau fokus sekolah.”
“Waktu saya di KF banyak terbuang, padahal kalau di rumah waktu saya lebih bermanfaat, misalnya main game dan tidur.”
Ironis, di tengah2 kegagalan, dua crew KF memutuskan hengkang dan memilih jalan hidupnya sendiri. Kehilangan anggota bagi sebuah tim adalah hal biasa, asal jangan kehilangan impian dan harapan aja.

Demi UN dan ujian masuk universitas yg waktu itu namanya Senampaten, gathering Minggu pun lebih banyak digunakan untuk belajar, niatnya mah gitu…kenyataannya mah kalau lagi kumpul malah pada maen. Tapi ga masalah, karena akhirnya semua lulus UN! Saya sendiri beruntung karena sudah diterima di salah satu universitas negeri di Jakarta.

Suatu hari di pertengahan 2008…
“Gua kuliah di Jakarta nih,” ucapku di hari gathering terakhir sebelum saya berangkat ke Jakarta beberapa hari kemudian, “kalian yang masih di Bandung, tolong urus KF, saya serahkan jabatan kapten pada Sam. Thanks a lot for your effort so far…maaf selama ini saya ga jadi kapten yang baik…”
Saya tundukkan kepala pada para crew sebagai tanda terima kasih dan permohonan maaf, ketiga crew hanya mengangguk tanpa ada 1 kata pun. Dan saat hari telah senja, saya bersalaman dan ucapkan salam perpisahan dengan para sahabat yang sudah lebih dari 3 tahun bekerja sama dan berbagi suka duka selama di KF ini. Memang selama waktu itu, pencapaian kita nol, dan kegagalan selalu jadi bayangan yang terus mengikuti kita, tapi sejujurnya kita sangat enjoy dan belajar banyak dari perjuangan 3 tahun itu.


Malamnya di hari yang sama, saya menyiapkan semua barang yang akan dibawa ke kosan di Jakarta, eh, ujug2…TET TUT TET, HP-ku berbunyi tanda SMS masuk…
“Don, gua besok harus pergi ke luar Jawa, ada urusan kerjaan…” SMS dari Sam yg tiba2 dapat pekerjaan di luar pulau Jawa menyerahkan jabatan kapten pada salah seorang crew KF. Bagi saya bukan masalah, orang saya dah bukan kapten lagi kok.

Besok paginya…bukan, tapi subuhnya, sang fajar baru saja terlihat ujungnya di horizon, crew KF yg baru kemaren malem menjabat sebagai kapten datang ke rumah saya tanpa diundang…
“Don, gua keterima kuliah di Jawa Tengah, jadi gua ga akan di Bandung lagi,” ucap singkatnya, setelah itu ia langsung kembali pulang untuk bersiap2 angkat kaki dari kota yang berjuluk Paris van Java ini dan menyerahkan ban kapten padaku.
Berhubung 1 crew lagi menolak untuk jadi kapten, akhirnya title Captain pun balik lagi ke saya kurang dari 24 jam setelah saya mencopotnya…pret, masa’ gua harus jadi kapten seumur hidup?!?


Chapter IV: The Void Memories


Hari itu pun tiba…tanggal 8, bulan 8, tahun 2008…
Pertama kalinya saya jadi anak kost…tanggal cantik itu, meski tak secantik Dakota Fanning, bertepatan dengan Olimpiade Beijing 2008…ya acara inilah yang jadi teman sekamar saya selama awal2 ngekost, selain kecoa dan nyamuk…fokus kuliah, KF pun tak ada kegiatan apa2. Ini adalah masa void KF.

Pada awalnya saya enjoy menjalani hidup di dunia perkuliahan, tapi…lebih dari satu semester, muncul satu ganjalan dalam hati yang bikin saya ga nyaman kuliah, ini bukan jalan gua! Dipaksakan juga, rasa ga nyaman dan penolakan malah makin menjadi-jadi seperti kanker yang terus menyebar dan mengganas. Dua semester dijalani, saya memutuskan graduate dari universitas dan kembali ke Bandung (jiah graduate, emang member AKB48!)

Ga tau kebetulan, ga tau takdir, ga tau kutukan, Sam juga udah selesai dengan kerjaannya dan pulang ke Bandung.
“Woi, Sam…”
“Ada apa, Frodo?”
“Jiah, mentang2 nama lu sama kayak yg di Lord of The Rings…Sam, dah lama kita ga berjuang bareng,” pertama kalinya kukembali buka gathering setelah hampir 1 tahun vacuum, “mau coba lagi?”
“Ok, sekarang apa?” Balas Sam.
“Gimana kalau bisnis?”
“No problem…”
Ajak 2 crew yang lain lagi, KF kembali jalan.

Bisnis…satu kata sederhana yang saya sendiri ga tau apa artinya…belajar bisnis sebentar, kita menemukan bisnis yg cocok utk pemuda kere kayak kita, bisnis online. Seperti bisnis online pada umumnya, kita butuh website, domain, hosting, dll. Semua selesai, dan…zonk! Ga ada yang ngunjungin website kita, traffic-nya bagai jalanan kota Jakarta menjelang hari lebaran. Ironisnya lagi, 2 crew kita memutuskan untuk mengundurkan diri dari KF.
“Don, gua kayaknya mau fokus kuliah deh, sorry kl gua ga bisa gathering lagi…”
“Ok, good luck on ur way, friend…”
“You too, friend…”

Kalau dihitung2 sih, total kerugian untuk semua bisnis lebih dari Rp5.276.450 rupiah. Untuk ukuran bisnis sih, ini bukan angka yang besar, tapi untuk ukuran cowo kere, dengan duit segitu bisa dibeliin martabak telor untuk sekampung. Apa mungkin bisnis juga bukan jalan kita? Pikirku.
“Masih mau bisnis lagi, Don?” Tanya Sam di sela2 gathering mingguan.
“Iya, lah!”
“Mau jual apa sekarang?”
“Jual diri…”
“Jangan, kasian yang beli!”



Chapter V: The Earth Turns Upside-down


Bikin komik, di-bully…
Tulis novel, ditolak penerbit…
Kuliah, kaga kelar…
Bisnis, rugi…
Ya…itulah track record kita selama hampir 5 tahun…

Galau, stress, depresi, frustrasi…di tangah2 rasa desperate, di saat kita nyaris menyerah, ada satu hal yg benar2 buat saya sadar dan bersyukur. Apaan tuch? Adalah kejadian ini…

Di sebuah trotoar jalan yang agak sepi, saya yang sedang jalan santai sambil terus berpikir, pret! Napa gua gagal mlulu ya?!?, melihat ada seorang pedagang buku yang lagi mangkal di pinggiran jalan. Ga ada yang spesial dari barang jualannya, hanya buku2 biasa, penjualnya pun cuman seorang bapak2 paruh baya, bukan Victoria’s Secret’s Angel, tapi gak tau kenapa tiba2 mata kepala saya menolah dengan sendirinya ke arah buku2 tersebut. Dan lebih anehnya lagi, mata saya langsung terarah otomatis ke sebuah buku kecil sederhana berwarna pink dengan judul “Berpikir dan Berjiwa Besar” karya David J. Schwartz (bukan promosi loh). Saya yg lagi lari setengah jalan seketika berhenti kaku pas liat buku itu. Gua harus punya nih buku!, entah kenapa ini baru pertama kalinya saya merasa pengen banget baca sebuah buku self-improvement, padahal sebelumnya saya males baca buku, baca komik aja cuman diliat gambarnya doank. Sepertinya telah muncul keajaiban dunia yang ke-8 dalam diriku...



“Ini berapa, Pak?” Saya genggam buku itu (ya iyalah genggam buku, masa' iya genggam tangan tukang dagangnya?!? Emang eike cowo apaan?!?).
“30.000, Mas,” jawabnya sambil senyum ramah.
Saya buka dompet saya dan…jreng! Tinggal 1 lembar 50.000an.:berdukas Biasanya kalau ada uang, langsung saya beli makanan, apalagi lumayan dengan 50.000 rupiah bisa beli batagor 10 porsi kan? Tapi waktu itu ga tau kenapa rasa ingin memiliki buku itu ga tertahankan (udah ga nahan bo!). Rasanya pengen cepet2 dikeluarkan...uang itu dari dompetku, dan akhirnya dibelilah buku itu.

Sampai di rumah, saya langsung buka dan baca buku pink itu sambil tiduran santai di atas kasur…beberapa jam setelah baca buku itu…PLAK! Rasanya pipi saya bagai ditampar Tuhan. Firasat berkata bahwa buku ini adalah jawaban dari Tuhan atas pertanyaan di atas agar saya kembali move on, dan lenyapkan kegalauan karena kegagalan kita selama 4 tahun lebih setahun.

“Kenapa kita selama ini gagal?” Saya iseng tanya Sam di waktu gathering mingguan.
“Why, Don, why?”
“Novel kita ditolak, itu bukan salah penerbit! Bisnis kita rugi, itu bukan salah orang lain! Kita gagal, itu bukan salah Tuhan!”
“Jadi…siapa yang salah?”
“Yang salah…ya kita sendiri! We’re the one to blame. Bukan kitanya, tapi pikiran dan sikap kita yang salah!”

Sejenak kita berdua cuman bisa merenung dan terdiam 1000 bahasa, dari bahasa Inggris, bahasa Spanyol, bahasa Urdu, sampai bahasa tubuh.
“Lu mau punya mind set dan mental attitude yang lebih baik lagi?” Saya pecahkan keheningan dengan sebuah pertanyaan pada Sam.
“Iya, mau…” Jawabnya dengan suara rendah.
“Di ulang tahun KF yg kelima ini, kita bangkitkan impian kita yang telah lama tertidur…selanjutnya kita hadapi semua dengan pikiran dan sikap yang berbeda dari taun2 sebelumnya.”
“Aye aye, Captain!”


To be continued...
Reply With Quote
  #3  
Old 02-09-2015, 01:39 PM
pretmania pretmania is offline
Anak Muda
Join Date: Feb 2015
Posts: 4
Default (continued) Last Part...

Chapter VI: Long Stairs to Asgard


Ku kembali buka lemari di kamarku…sebuah kotak seukuran tas jinjing pekerja kantoran terlihat agak berdebu. Kubersihkan sedikit kotoran yang hinggap di permukaan kotak, dan segera kubuka kotak itu…nampak lembaran2 kertas berjumlah ratusan terbengkalai beberapa lama…satu persatu lembaran itu kubaca dengan teliti…
“Kalau gua jadi editor penerbit besar…gua juga pasti ga minat untuk menerbitkan naskah novel ini…kita masih harus belajar banyak…”
Ya, mulai saat itu, kita berdua kembali menulis ulang novel kami yang beberapa tahun lalu ditolak terus oleh penerbit. Tanpa segan, di belakang rumah kita nyalakan api, dan…blush! 402 halaman naskah kertas A4, font Times New Roman 12 pt dengan spasi 1.5 itu kita lemparkan secara tega ke dalam kobaran api yang menjilat2…selamat tinggal, masa lalu!


Tepat di depan layar komputer, dengan kesepuluh jari tangan sudah siap memencet tombol keyboard, kuulangi proses menulis novel dari nol…1 kata, 1 kalimat, 1 paragraf, dst…sampai akhirnya naskah itu pun selesai dalam waktu 4-5 bulan. Sama seperti sebelumnya, naskah itu kita kirim ke penerbit. 1…2…3…4 bulan berlalu, pak pos akhirnya datang ke rumahku sambil membawa sepucuk surat dari penerbit.

DAG DIG DUG…rasanya seperti déjà vu, kegalauan apa ini surat penerimaan atau penolakan membuat jantung berdetak tak beraturan, padahal rasa ini pernah kurasakan beberapa tahun lalu. Memberanikan diri, kubuka surat itu…brewek (ceritanya bunyi kertas disobek)…tulisan agak besar terlihat di secarik kertas dalam surat itu, “Maaf, naskah Anda kami tolak.” Beuh, ternyata masih belum…perjuangan masih belum selesai.


Beberapa kali kirim naskah ke penerbit2 berbeda, hasilnya tetap nihil. Sang waktu dengan gagah terus berjalan apapun yang terjadi…jatah usiaku pun perlahan makin berkurang…tapi sepertinya hidupku terjebak di satu titik tanpa bisa beranjak ke mana pun…
“Don, kita udah usaha lebih dari 7 taun, muka kita juga makin tua, sementara temen2 yg lain dah pada sukses, masa’ belum sukses juga?”
“Temen sukses ga ada urusannya ma kita…kalo emang itu bukan urusan kita, ngapain repot2 mikirin hal itu?!?”
“Itu emang bukan urusan kita! Tapi kenapa kita gagal terus?!? Sementara orang yang bikin video geje di YouTube bisa ujug2 sukses?!?”
“Sam…listen to me, listen to me! 98,4% anak muda kayak kita takut gagal dan gampang menyerah…sedangkan kita yang udah berjuang sejauh ini, berkali2 jatuh, berkali2 gagal…kita masih bisa bangkit lagi…kita adalah bagian dari 1,6%-nya”
“Dari mana kamu dapet angka 98,4% itu?!?”
“Cari aja di google! You know what? Tuhan cuman memberi ujian pada umatnya sesuai kemampuan umat itu…dan Tuhan pun tau kita bisa melewati semua ujian ini! Sam, I tell you what…”
“What?”
“We’re…chosen.”
“How do you know we’re chosen?!?”
“Cari di google!”



Chapter VII: The Secret of Failure


OK, finally we’ve reached the end of the story…
Gimana endingnya?
Beli dan baca aja deh versi novelnya...
Gua dah capek nulis nih...

Balik ke judul trit ini…rahasia gagal. Anda pasti sering liat di buku atau di seminar, bagaimana cara agar jadi orang sukses? Apa rahasia untuk sukses? Kisah sukses seorang artis…beuh, udah biasa kan! Sekarang apa Anda tau rahasia gagal? Apa rahasia besar di balik kegagalan? Bagaimana kisah gagal orang2 terkenal? Dari pengalaman selama 9 tahun ini, saya share pada Anda rahasia besar yang tersembunyi di balik kata kegagalan…


Rahasia #1

Gagal = Belajar

BLEDUG!!! Ini adalah eksperimen Thomas Edison ke-1500 yg meledak…
“Argh! Kita gagal lagi, Pak!” Keluhan asisten Edison.
“Kita ga gagal!” Edison balas menyentak, “kita belajar!”
Ya, Thomas Alva Edison…sosok idola saya yg punya mindset & mental attitude sangat positif. Gagal 2000 kali sebelum menemukan lampu pijar, tapi baginya itu bukan gagal, tapi belajar!

Untung kita hidup di abad 21, udah banyak alat ditemukan, sekolahan banyak, tutorial bergelimpangan di YouTube…coba kalau kita hidup 1000-2000 taun yg lalu, org2 jaman dulu ga ngenal kata gagal, mereka belajar! Masak, gagal, masak lagi, gagal lagi, masak lagi, jadi deh 1 resep makanan. Wright Brothers punya impian untuk terbang…bikin pesawat, jatuh, bikin lagi, jatuh lagi, ga keitung berapa kali percobaan, akhirnya berkat “kegagalan” mereka, sekarang kita kenal pesawat terbang.

Itu rahasia besar pertama…seandainya Anda gagal dalam hal apapun, jangan ngeluh, “ah, sial gagal gua!”, tapi bersyukur, “yes, saya punya kesempatan belajar!”


Rahasia #2

The more you fail the more successful you’re gone be

Saya bukan ahli matematika (orang nilai matematika gua paling bagus aja 65!), tapi saya punya rumus sukses:
----------------
Sukses = Gagal + 1
----------------
Simple kan?
Seandainya Anda gagal 10 kali, ditambah 1 kali lagi usaha, maka nilai sukses Anda adalah 11, dst.

Berarti kalau Anda ingin nilai sukses Anda makin besar, perbanyak juga nilai kegagalan Anda. Ga percaya?

Eksperimennya gagal 2000 kali, akhirnya jadi penemu terbesar sepanjang sejarah…Thomas Alva Edison,
Gagal berkarir di dunia politik selama lebih dari 30 tahun, akhirnya jadi presiden USA paling berpengaruh sepanjang sejarah…Abraham Lincoln,
Ditolak studio rekaman berkali2, akhirnya jadi musisi paling berpengaruh pada masanya…The Beatles,
Ditolak casting 1500 kali, akhirnya jadi salah satu legenda action Hollywood…Sylvester Stallone.

Mereka sudah membuktikannya…Anda?


Rahasia #3

Gagal = the Just of God

Kadang kalau kita gagal, kita sering ngeluh dan marah ke Tuhan, kan? Hayo ngaku! Saya kasih ilustrasi, ada orang ceking badan cuman kulit ma tulang. Nah, dia harus ngangkat beban 100 kg, kira2 bakal kuat ga? Engga, kan! Nah, ada lagi orang besar, kekar, sixpack-nya ampe ke muka2, terus dia harus ngangkat beban 100 kg, kira2 bisa ga? Bisa, kan!

Nah, sama kaya' hidup kita, Tuhan ngasih beban yang sebenernya sama aj kaya' org lain, tp kita sering nganggap beban/masalah kita terlalu berat, kenapa? Bukan karena bebannya yang berat, tapi kitanya aja yang ga kuat utk ngangkat beban itu! Makanya org yg dah sering latihan beban lebih kuat daripada org yg ga pernah latihan beban. Berarti Tuhan Maha Adil, kan?

Orang yang dah sering gagal (dan bangkit lagi) ibaratkan si kekar, sedangkan orang yang takut gagal, sekalinya gagal langsung nyerah, ibaratkan si ceking. Menurut Anda, siapa yang akan sukses nantinya? Si kekar, dong! Adil, kan?


Rahasia #4

Gagal semu vs gagal nyata

Kebanyakan orang nganggap sukses atau gagal cuman ada 1…no, no! Baik sukses ataupun gagal itu masing2 ada 2 spesies, suskes/gagal semu dan sukses/gagal nyata…apa bedanya?

Sukses itu adalah saat kita jadi lebih baik dari sebelumnya. Berarti, kalau misalnya ada orang ujug2 sukses, kaya, dan terkenal, entah dari YouTube atau menang lotere, ga berapa lama, namanya menghilang bak ditelan bumi. Yah, lu tau sendiri lah siapa. Itu adalah contoh sukses semu! Kesuksesan, kekayaan, ketenaran mereka ga diiringi perbaikan mindset, mental attitude, character, bahkan skill! Ga butuh waktu lama, mereka langsung jatuh tanpa meninggalkan jejak. In the end, cuman kegagalan sejati yg mereka dapet.

Bandingkan dengan Jim Carrey, dia awalnya cuman orang miskin yang pengen jadi aktor. Ditolak casting dah ratusan kali, tapi setiap kali ditolak, mental dia jadi makin kuat, skill akting dia makin bagus…ini namanya kegagalan semu! Orang anggap dia gagal, tapi sebetulnya engga! Kenapa? Karena tiap kali dia gagal, dia jadi lebih baik dari sebelumnya, kan? At last, dia dapet kesuksesan sejati.


Sebenernya masih ada 3 rahasia lagi...tapi dah capek nulis ah!
Kalau mau tau, ada kok di novelnya...


________________________________________________

Anda mungkin hanya tau Edison, Lincoln, sebagai orang2 sukses, padahal dibalik itu, mereka jauh lebih banyak gagalnya! Souichirou Honda, penemu perusahaan otomotif asal Jepang yg terkenal itu pernah bilang, “orang2 hanya tau kisah sukses saya yg 1%, padahal 99% dari kisah saya adalah kegagalan!” Dari pengalaman ini, akhirnya kita sadar bahwa gagal dan sukses itu sebenernya sama aja! Apa yang beda? Sikapnya! Kegagalan itu sebetulnya bukan hal yang buruk…gagal akan jadi buruk kalau Anda sikapi dengan buruk juga!


Untuk yg pernah gagal meraih impian, atau yg masih di tengah jalan utk meraihnya…utk yg lagi putus asa karena bisnisnya lesu, atau yg masih mikir2 merintis usaha…utk yg lagi down karena ditolak audisi, atau yg masih perform di panggung kecil…utk yg lagi galau diputusin cewek, atau yg ungkapan cintanya ditolak…untuk yg menderita karena kondisi ekonominya buruk, atau kesehatannya yg buruk…utk yg lagi serius belajar demi nilai ujian, ataupun yg lagi banting tulang demi mencukupi kebutuhan sehari2…saya Donny Barnesi, dan teman saya, Dwi Sam…perkenalkan, kita adalah Krizpy Frenzy, teman baru Anda…see you and have fun!!!



“Jika kau gagal, kau hanya punya 2 pilihan…jadi lebih kuat dari sebelumnya, atau jadi lebih lemah dari sebelumnya…”

If you love this story, share, and buy the novel...THX a lot!!!
Reply With Quote
  #4  
Old 02-16-2016, 02:05 PM
nia agustin nia agustin is offline
Anak Muda
Join Date: Nov 2015
Posts: 92
Default

bagus sekali kakak novelnya panjang bener novel kakak gk bosan bacanya hihihihiihi







paket wisata lombok travel | paket sewa ulang tahun Jakarta
Reply With Quote
  #5  
Old 07-23-2016, 01:13 PM
Monox D. I-Fly Monox D. I-Fly is offline
Anak Muda
Join Date: Jan 2011
Posts: 244
Default

Kelas 3 SMP di bulan Januari tahun 2005 dan masuk kuliah di tahun 2008, berarti penulisnya seumuran sama saya. Terus gimana jadinya novel yang disusun KF selama 7 tahun itu? Udah jadi diterbitin belum?
Reply With Quote
Reply

Tags
gagal, inspirasi, motivasi, pertamax gan, sukses

Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Forum Jump


All times are GMT +7. The time now is 08:07 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.1
Copyright ©2000 - 2019, Jelsoft Enterprises Ltd.