Forum Kners adalah forum diskusi tentang kepenulisan. Dibuat untuk media diskusi para member yang bergabung di situs kemudian.com  

Go Back   Forum Kners adalah forum diskusi tentang kepenulisan. Dibuat untuk media diskusi para member yang bergabung di situs kemudian.com > Artikel > Kitab Kepenulisan
Register Forgot Password

Reply
 
Thread Tools Display Modes
  #1  
Old 08-01-2010, 05:31 AM
herjuno's Avatar
herjuno herjuno is offline
Anak Muda
Join Date: Jan 2010
Location: Jogja
Posts: 459
Default Ten Top Tips to End Writer’s Block Procrastination by Timothy A. Pychyl

Ten Top Tips to End Writer’s Block Procrastination
by Timothy A. Pychyl

Apakah writer’s block merupakan frasa yang unik untuk mengatakan penundaan (procrastination) terhadap dimulainya dan diselesaikannya pekerjaan tertulis? Pastinya, ya! Namun writer’s block memiliki pengertian berbeda dari penundaan menulis (writing procrastination), yang mana penundaan menulis berarti Anda mengesampingkan prioritas tugas menulis Anda, atau Anda menunda-nunda untuk menulis (yang secara pribadi mungkin berharga untuk Anda lakukan).

Sebuah writer’s block menandakan bahwa Anda memiliki halangan emosional yang menghalangi ekspresi tertulis atas pikiran kreatif Anda. Ada banyak puisi, novel, atau skrip Hollywood yang tak-tertulis. Penyebabnya adalah Anda menunggu datangnya pikiran atau ide sehingga merasa terinspirasi. Distraksi mental yang mengganggu ini adalah sebuah contoh dari pikiran terhadap keragu-raguan yang dapat membuat Anda menunda-nunda (procrastination contingency-thinking). Anda membuat tulisan menjadi tidak pasti terhadap sesuatu yang mungkin tidak pernah terjadi. Namun, saat halangannya bukanlah pada penundaan, eksperimen dengan tulisan dapat menuntun kepada insight kreatif secara lebih cepat dibandingkan apabila Anda sekadar menunggu untuk merasa terinspirasi.

Menulis umumnya lebih bersifat prosedural ketimbang kreatif. Kebanyakan tulisan dari hari ke hari berguna untuk menyimpan dan mengungkapkan gagasan, menceritakan cerita, memberikan arah, menjabarkan, menginformasikan, memengaruhi, mengekspresikan pandangan baru, dan sebagainya. Penundaan muncul dalam berbagai cara. Menulis ulasan kinerja (performance review) atau laporan progress saat tidak ada perkembangan, dapat terasa mengganggu dan membuat stres.

Penundaan adalah musuh besar bagi mereka yang pekerjaannya melibatkan tugas menulis. Tanpa deadline dan editor, banyak wartawan yang akan terus menunda untuk memulai dan menyelesaikan artikel mereka. Sebuah subgrup pengacara yang menghindari penulisan-penulisan esensial dapat membuat klien maupun lisensi mereka dalam bahaya. Tentu saja, Anda dapat menemukan orang-orang dalam berbagai jenis profesi dan kantor yang memiliki laporan untuk ditulis dan mereka yang menundanya.

Apa yang mungkin menyebabkan penundaan? Jika Anda melihat penulisan sebagai sesuatu yang sulit, membuat frustrasi, dan mengancam ego, Anda mungkin secara otomatis akan mengesampingkan menulis. Penundaan menulis bisa saja dimulai dengan sebuah bisikan mengenai efek negatif mengenai tulisan yang dapat membuat Anda menunda. Namun, pemicu atas penundaan individual amatlah bervariasi--seperti melihat tugas sebagai sesuatu yang rumit, perasaan tidak aman terhadap kemampuan menulis Anda, kegiatan menulis secara pribadi tidak menyenangkan, dan sebagainya.

Ketika Anda menghadapi tantangan menulis yang Anda rasa sulit dikalahkan, Anda akan menemui konflik tak berkesudahan antara menulis atau terus berkutat dalam problem penundaan yang membuat Anda bingung. Kebingungan itu mungkin termasuk kekhawatiran berlebihan atas apa yang tidak Anda lakukan (menulis).

Jika Anda menunda menulis terlalu lama, dan Anda ingin memulai sebuah tulisan baru, inilah sepuluh tips cepat:

1. Lihat kembali apa yang menyebabkan Anda terus menunda.
Jenis penundaan menulis yang kompleks bisa saja disebabkan oleh kombinasi berbagai hal, seperti inertia (kelesuan), kecenderungan alami untuk menghindari sesuatu yang dianggap tidak menyenangkan, kecemasan kinerja, keragu-raguan, intoleransi terhadap sesuatu yang tidak pasti, perfeksionisme, dan tidak ingin melakukan sesuatu yang melelahkan, tidak menyenangkan, atau berlangsung lama. Sementara Anda melihat kembali apa yang membuat Anda menunda menulis, hadapilah dengan memaksa diri Anda menulis.

2. Lihatlah dari sudut pandang yang masuk akal.
Jika Anda melihat menulis sebagai sesuatu yang mudah tetapi di sisi lain kata-kata tidak dengan mudah muncul, buatlah keyakinan tentang “menulis merupakan sesuatu yang mudah bagi Anda.” Kapan pun Anda mendapati perbedaan antara fantasi dan kenyataan, pilihlah kenyataan.


3. Bersiaplah untuk berpikir secara mandiri.

Jika Anda membuat rasa penghargaan-diri (self-worth) Anda bergantung pada penilaian orang lain terhadap tulisan Anda, Anda mungkin akan terus menunda hingga Anda memiliki jaminan atas keberhasilan Anda. Untuk menghadapi jenis penundaan macam ini, mulailah berpikir mengenai apa yang Anda sendiri hendak capai. Ini akan dapat menjauhkan pikiran Anda dari penolakan (rejection). Kemudian, tanya diri Anda mengenai bagaimana Anda dapat mengekpresikan pikiran Anda melalui tulisan, hingga sejauh mana tujuan positif yang hendak Anda capai melalui tulisan, Dengan memfokuskan pada apa yang Anda lakukan alih-alih bagaimana orang lain pikirkan (atau tidak pikirkan), Anda akan lebih mungkin untuk menghasilkan sesuatu yang lebih baik.


4. Petakan proses kognitif-emosional-behavioral yang membuat Anda menunda.
Cari tahu apa yang diri Anda sendiri katakan mengenai tugas menulis Anda. Apa yang Anda rasakan? Bagaimana emosi Anda memengaruhi perilaku Anda? Apa yang Anda lakukan untuk menghindari tugas Anda? Gunakan informasi ini untuk memulai sebuah siklus atas perubahan positif. Sebagai contoh, dapatkah Anda mengidentifikasi dan mengatasi pikiran mengenai penundaan menulis? Langkah pertama apa yang Anda lakukan untuk beralih dari berpikir mengenai menulis menjadi tindakan menulis?

5. Tentukan kapan untuk memulai, dan berkomitmenlah terhadap waktu itu.
Anda tidak akan dapat melangkah jauh sebelum Anda memulai; itu jelas. Ungkapkan “kejelasan” tersebut, dan hal itu dapat membantu Anda melihat lebih jelas. sebelumnya, luangkan lima menit untuk membuat rencana: Apa yang Anda lakukan pertama, kedua, ketiga, dan seterusnya. Dengan memaksa diri Anda memulai pada waktunya, Anda mungkin terhindar dari keburu-buruab di akhir waktu yang biasanya muncul dalam sebuah siklus penundaan.

6. Untuk meningkatkan motivasi Anda, gunakan sistem hadiah dan hukuman.
Tentukan apa yang suka Anda lakukan tapi tidak menghabiskan banyak waktu, sepertyi membaca rubrik berita favorit Anda. (1) setelah satu jam bekerja (atau waktu yang lain), gunakan lima hingga sepuluh menit untuk melakukan aktivitas yang menyenangkan tersebut. Kemudian, kembalilah kepada aktivitas menulis Anda hingga Anda selesai. Dengan menggunakan beberapa hadiah kecil dan berarti, Anda telah memanfaatkan sifat alami manusia. Orang-orang pada umumnya lebih menyukai hadiah yang kecil dan cepat untuk diperoleh daripada hadiah besar yang mungkin saja berada jauh di masa mendatang. Gunakan cara ini dan Anda akan memperoleh keduanya. (2) Gunakan hukuman karena menunda-menunda. Sebagai contoh, jangan melakukan sesuatu yang menyenangkan Anda. Sebagai tambahan untuk sistem imbalan Anda, buatlah kontrak yang berisikan baik hadiah maupun hukuman. Tanda tanganilah. Mungkin seseroang yang Anda kenal dapat turut membubuhkan tanda tangannya. Dengan cara ini, Anda akan memperoleh tiga hadiah: A. Anda akan memperoleh hadiah jangka pendek untuk setiap fase pada proses penulisan; B. Anda menghindari hukuman dengan cara menulis (dan Anda akan memperoleh hadiah); C. Anda akan selesai dengan pengorbanan yang lebih sedikit dan perolehan yang lebih banyak (dan itu hadiah pula!).

7. Perkirakan inertia (kelesuan) dan bersiaplah untuk mengadapi tantangan itu.
Jika Anda mengalami inertia, menolaklah untuk menyerah. Jika Anda meyakinkan diri bahwa Anda “tidak dapat” melalui inertia, dapatkah Anda melakukannya sekali saja untuk satu juta dolar? Jika Anda dapat melalui inertia di bawah kondisi seperti itu, lantas mengapa tidak menggunakan energi yang sama untuk memulai atau menyelesaikan tugas menulis Anda?

8. Bedakan antara “tidak dapat” memulai dan “tidak akan” memulai.
“Tidak dapat” bermakna tindakan Anda berada di luar kemampuan Anda. Benarkah Anda benar-benar “tidak dapat” memulai? Mungkinkah Anda dapat memulai tapi “tidak akan” karena Anda merasa dan percaya bahwa proyek penulisan Anda terlalu sulit, tidak pasti, tidak menyenangkan, atau yang lainnya? Karena pemikiran seperti itu dapat diubah, maka mulailah berpikir optimis.

9. Rencanakan untuk menulis kembali.
Menyelesaikan tugas menulis formal umumnya melibatkan mengembangkan ide, menyeleksinya, dan mengulangi proses itu hingga hasil akhirnya benar-benar memiliki bentuk yang memuaskan. Melalui revisi, Anda dapat menentukan bentuk dari konten tulisan Anda.

10. Alih-alih melihat diri Anda terjebak dalam ritual penundaan tulisan, fokuslah pada komponen “kehendak-bebas” (free-will) dalam penulisan.
William James, pendiri APA, pernah menulis kurang dari yang ia kehendaki dan terlarut dalam situasi ini. Setelah membaca karya Charles Renouiver, filsuf Perancis abad 19, James mengalami titik balik. Renouvier menyebutkan “kehendak-bebas”, atau kekuatan untuk memilih sebuah jalan saat Anda mungkin sudah memilih jalan lain. James berpikir bahwa ia dapat melih jalan yang berbeda, melakukannya, dan memperoleh lebih banyak kata-kata yang berhasil tulis.

Disadur dan diterjemahkan dari:
Pychyl, T.A. (18 Juni 2010). “Ten Top Tips to End Writer’s Block Procrastination”. Psychology Today. Diakses melalui http://www.psychologytoday.com/blog/...rocrastination
__________________
"Scribo Ergo Sum"

I Write, Therefore I Am

Last edited by herjuno; 08-02-2010 at 12:19 PM.
Reply With Quote
Reply

Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Forum Jump


All times are GMT +7. The time now is 11:31 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.1
Copyright ©2000 - 2019, Jelsoft Enterprises Ltd.