Forum Kners adalah forum diskusi tentang kepenulisan. Dibuat untuk media diskusi para member yang bergabung di situs kemudian.com  

Go Back   Forum Kners adalah forum diskusi tentang kepenulisan. Dibuat untuk media diskusi para member yang bergabung di situs kemudian.com > RUANG DISKUSI > Cerpen
Register Forgot Password

Reply
 
Thread Tools Display Modes
  #11  
Old 10-23-2009, 08:05 PM
dirgita's Avatar
dirgita dirgita is offline
Sesepuh
Join Date: Jan 2008
Location: Pontianak
Posts: 1,466
Default

Oh, tidak apa-apa. Bahkan sama sekali tidak dianjurkan^^
Ntar, malah ga fokus ke versi yang kini kita bahas....
__________________
Yaara mein kya karu?^^
Reply With Quote
  #12  
Old 10-24-2009, 12:15 AM
Penguin's Avatar
Penguin Penguin is offline
Sesepuh
Join Date: Dec 2009
Location: Padang Kota Tercinta....
Posts: 1,670
Send a message via Yahoo to Penguin
Default

bedanya apa tuh? belakangan ini saya susah akses jadi belum baca.
__________________
"Apabila orang tidak percaya bahwa matematika itu sederhana, hal ini semata-mata terjadi karena mereka tidak menyadari betapa rumitnya kehidupan ini" - Johny von Neuman (1903-1957)

"Apabila orang tidak percaya bahwa bermimpi itu sederhana, hal ini semata-mata terjadi karena mereka tidak menyadari betapa mudahnya mengkhayal" - Penguin (1991-sekarang)


Rumah Penguin sudah direnovasi! Rumah Penguin
Menghadapi kelamnya dunia, Penguin mendirikan The Order of The Penguin
Reply With Quote
  #13  
Old 10-24-2009, 11:54 AM
dirgita's Avatar
dirgita dirgita is offline
Sesepuh
Join Date: Jan 2008
Location: Pontianak
Posts: 1,466
Default

Versi asli tentang anak kos, drama realitas^^
__________________
Yaara mein kya karu?^^
Reply With Quote
  #14  
Old 10-24-2009, 05:32 PM
bob1985 bob1985 is offline
Join Date: Sep 2008
Location: Medan
Posts: 0
Talking

Quote:
Originally Posted by dirgita View Post


....


  1. Kunjungi http://www.kemudian.com/node/183180 untuk dibaca secara daring.
  2. Unduh dengan klik di sini untuk dibaca luring. Ukuran berkas berkisar 90 Kb dalam bentuk PDF.

Selamat membahas^^
-Sesuai dengan link yang tertera, saya membaca "maaf-elena-tak-tertolong-versi-ion" saja tanpa membandingkan dengan yang disebut versi lainnya.-

Cerita dengan tokoh utama bukan manusia (hewan, tumbuhan, benda mati, tentang sperma yang bertemu ovum, hingga pernah saya baca di kemudian.com tentang sejenis obat kuat) yang ditulis dengan gaya seolah-olah berperilaku seperti manusia sudah banyak sekali ditulis dengan berbagai cara. Banyak yang berhasil dengan model bercerita seperti ini. Kukira juga dirgita masih ada di jajaran orang yang berani menulis cerita mengambil sampel dari sebuah komputer.

Tentu saja keberanian tidaklah cukup. Ada resiko-resiko yang mengiringinya. Apalagi membuat komputer bergerak dan berperasaan seperti manusia, bukanlah pekerjaan mudah. Seorang pengarang yang berusaha membisikkan sesuatu-non manusia tanpa tangan- tentu sangat kesulitan untuk menjelaskan bagaimana sesuatu itu bisa berkelakuan seperti manusia memegang atau bahkan mencengkeram dengan tangan.

Dalam cerita yang disodorkan, tampak Elena (sebagai benda mati ) berperilaku :

- menyukai bunga
“Aku memang suka dengan bunga mawar. Terutama, yang berwarna putih. Makanya, aku meminta Seno untuk membelikannya. Dan karena Seno sudah membelikannya, aku ucapkan terima kasih.”

- memegang bunga
"Wajahnya berseri, bibirnya merona meski tanpa pemerah bibir. Dengan hati-hati, ia menyisipkan satu demi satu tangkai bunga mawar ke dalam sebuah vas mungil. Bunganya yang putih saling berkumpul. Elena merapikannya, lagi-lagi dengan penuh kehati-hatian."
- terbaring di ranjang
(Namun sekarang, ia telah berbaring di ranjang dingin ruang bedah).

membuat diriku mengira sejak awal ini percakapan antara sesama manusia (-sebelum akhirnya tahu Elena itu ion, toh). Namun mengikuti baris-baris berikutnya, alisku semakin berkerut saja. Rasanya ada lompatan ketidakselarasan di sini. Sangat sulit bagi saya membayangkan sebuah komputer untuk dianggap seperti "gadis'.

Pada akhirnya saya mesti menyerah dengan pikiran saya, mencoba berdamai dengan kekerasan kepala saya dan menilai cerita ini dari sudut yang lain. Saya menebak kuncinya dari kalimat

Quote:
"Seno berdiri dan bergegas mendekat.

“Saya Seno,” sahut pemuda itu. “Bagaimana teman saya?”
Saya membayangkan Seno adalah tokoh yang berimajinasi dalam hal ini, membayangkan Ion seperti wanita (mirip dengan ucapan beberapa orang yang suka mengatakan benda kesayangannya sebagai istri, pasangan, yang dicintai, sehingga diberi nama manusia. Dalam beberapa cerita lucu, seorang pria bahkan memberi nama pada kemaluannya (bahkan suka bicara sendiri dengan kemaluannya...hahahaha).

Demikian akhirnya saya memahami cerita ini dari sudut pandang itu, yang sesungguhnya tak lebih seperti anak perempuan yang suka berkhayal dengan bonekanya, dengan subtitusi Seno dan ion-nya yang bernama Elena. Secara umum, saya menilai drama ini cukup menyentuh, tapi sayang sekali saya menganggapnya klise (saya harus katakan ini, karena tidak terlalu suka drama sedih begitu). Kritik saya lainnya, soal istilah "alien" yang cukup banyak, membuat saya mesti melihat kebawah mencari artinya (sesuatu yang cukup mengganggu).

Demikian tanggapan saya.
__________________
Tanda tangan sekaligus Tanda kaki?

Last edited by bob1985; 10-24-2009 at 05:51 PM. Reason: mistype, kukira aku melakukan salah persepsi,
Reply With Quote
  #15  
Old 10-24-2009, 06:08 PM
dirgita's Avatar
dirgita dirgita is offline
Sesepuh
Join Date: Jan 2008
Location: Pontianak
Posts: 1,466
Default

Quote:
Originally Posted by bob1985
Namun mengikuti baris-baris berikutnya, alisku semakin berkerut saja. Rasanya ada lompatan ketidakselarasan di sini. Sangat sulit bagi saya membayangkan sebuah komputer untuk dianggap seperti "gadis'.
Jedaaaar!!!
Jujur, itu pukulan yang menghentakkan. Akhirnya, saya tahu bagaimana pembaca membayangkan Elena. Dalam cerita ini, Elena memang benar-benar bisa memegang bunga, bahkan menangis. Ia MEMILIKI TUBUH layaknya manusia. Hanya saja, karena keteledoran saya, informasi itu tidak tertulis.

Tetapi seharusnya, informasi pada paragraf kedua dari akhir cukup mewakili bahwa Elena memiliki tubuh layaknya manusia.

Maaf...~.~
Untuk menghindari hilangnya informasi tersebut, glosari sudah diperbaharui.
__________________
Yaara mein kya karu?^^

Last edited by dirgita; 10-24-2009 at 06:11 PM.
Reply With Quote
  #16  
Old 10-26-2009, 12:20 PM
just_hammam's Avatar
just_hammam just_hammam is offline
Kisanak
Join Date: Jul 2008
Location: sementara di Palu
Posts: 877
Send a message via Yahoo to just_hammam
Default

Menelisik MAAF, ELENA TAK TERTOLONG
Judul yang begitu vulgar sebenarnya agak membuatku berharap lebih. Berharap bahwa ceritanya tidak serta merta tergambar dari judulnya. Sayangnya bagian pembuka cerpen ini semakin menegaskan bahwa cerita yang diusung tidak akan jauh beda dari bayanganku. Kisah tentang seseorang yang sakit dan pada akhirnya akan meninggal.

Harapan baru hadir saat tokoh yang sakit tersebut bukan “seseorang”, melainkan “sesuatu” yang berwujud orang. Dengan berbagai istilah yang menarik latar belakang cerita ini sedikit tergambar. Latar yang terbayang olehku adalah film “I, Robot” dimana robot memiliki perasaan. Namun, konflik utama yang diangkat justru membuatku bertanya. Dengan teknologi semaju itu dan penyakit yang berasal dari virus, kenapa solusi pengobatannya justru ke arah fisik (dengan operasi). Bukankah virus di sini sama sekali tidak menyerang hardware?

Melihat dari sisi bahasa, penulis memberikan gaya bahasa yang sederhana dengan maksud sejelas mungkin. Hal ini cukup membuatku nyaman dalam menikmati jalannya cerita. Hanya satu catatan dimana penulis tidak secara tepat menggunakan kata sambung, kata sambung dalam kalimat dia gunakan dalam antar kalimat. Hal ini membuat sebagian kalimat terasa janggal.

Alur mundur yang diberikan cukup memberi penekanan di bagian awal cerita. Bagian dimana tokoh Seno cemas memang bagian paling kuat dalam cerita ini.

Ending yang diberikan menurutku kurang kuat karena sudah tergambar dari judulnya. Eksekusinya juga kurang pas. Kupikir titik yang pas sebagai ending adalah Elena tidak memiliki restore image sehingga semua harapan hilang. Tambahan segaris senyum kurasa mengurangi kekuatan ending cerita ini.

Secara keseluruhan cerita ini nyaman untuk dinikmati. Cerita persahabatan manusia dan robot (dalam cerita ini disebut ion) seperti mengajak pembaca mencermati sekitar. Masihkah kita bersahabat dengan orang-orang di sekitar kita (yang bukan robot)?
__________________
dadio migunani tumraping liyan
visit Penerbit Ndok Asin
Reply With Quote
  #17  
Old 10-27-2009, 11:04 AM
dirgita's Avatar
dirgita dirgita is offline
Sesepuh
Join Date: Jan 2008
Location: Pontianak
Posts: 1,466
Default

Cerita ini memang untuk nonjok sisi kemanusiaan^^
Trims....
__________________
Yaara mein kya karu?^^
Reply With Quote
  #18  
Old 10-27-2009, 12:36 PM
smith61's Avatar
smith61 smith61 is offline
Sesepuh
Join Date: Dec 2009
Location: Tempat yang pantas untuk dihancurkan
Posts: 1,178
Default

Quote:
Originally Posted by dirgita View Post
Cerita ini memang untuk nonjok sisi kemanusiaan^^
Trims....
aw sakit
hehehehehe
__________________
"Writing does not cause misery. It is born of misery."
--Michel de Montaigne

"Creating is also a way of extending yourself. Your writing, or your art, or your company all these things add to you worth, and the right creations fuse and compound over time. Think of it like buying shares in yourself."
--Oliver Emberton

"Don't fear god,
Don't worry about death;
What is good is easy to get, and
What is terrible is easy to endure."
-Tetrapharmakos of Epicurus-
Reply With Quote
  #19  
Old 10-28-2009, 12:18 AM
Penguin's Avatar
Penguin Penguin is offline
Sesepuh
Join Date: Dec 2009
Location: Padang Kota Tercinta....
Posts: 1,670
Send a message via Yahoo to Penguin
Default

Quote:
Originally Posted by dirgita View Post
Cerita ini memang untuk nonjok sisi kemanusiaan^^
Trims....
wah saya tidak kena karena saya penguin
__________________
"Apabila orang tidak percaya bahwa matematika itu sederhana, hal ini semata-mata terjadi karena mereka tidak menyadari betapa rumitnya kehidupan ini" - Johny von Neuman (1903-1957)

"Apabila orang tidak percaya bahwa bermimpi itu sederhana, hal ini semata-mata terjadi karena mereka tidak menyadari betapa mudahnya mengkhayal" - Penguin (1991-sekarang)


Rumah Penguin sudah direnovasi! Rumah Penguin
Menghadapi kelamnya dunia, Penguin mendirikan The Order of The Penguin
Reply With Quote
  #20  
Old 10-28-2009, 01:14 AM
just_hammam's Avatar
just_hammam just_hammam is offline
Kisanak
Join Date: Jul 2008
Location: sementara di Palu
Posts: 877
Send a message via Yahoo to just_hammam
Default

mmmhmmm...pernyataan menarik dari penulisnya. kupikir jika memang begitu maksudnya kurang kena....hehehe
__________________
dadio migunani tumraping liyan
visit Penerbit Ndok Asin
Reply With Quote
Reply

Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Forum Jump


All times are GMT +7. The time now is 10:29 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.1
Copyright ©2000 - 2018, Jelsoft Enterprises Ltd.