Forum Kners adalah forum diskusi tentang kepenulisan. Dibuat untuk media diskusi para member yang bergabung di situs kemudian.com  

Go Back   Forum Kners adalah forum diskusi tentang kepenulisan. Dibuat untuk media diskusi para member yang bergabung di situs kemudian.com > RUANG DISKUSI > Novel
Register Forgot Password

Reply
 
Thread Tools Display Modes
  #1  
Old 07-09-2009, 07:58 PM
nirozero nirozero is offline
Anak Muda
Join Date: May 2007
Posts: 1
Default Kerangka Perlu Nggak sih?

Mungkin ini pertanyaan yang umum tapi sering disepelekan temen-temen yang mau bikin novel. Sumpah pas saat pertama-tama saia bikin novel saia juga melakukan hal bodoh yang sama. Yaitu, tidak membuat kerangka.

Pada saat pertama-tama memang tidak terlihat perbedaannya. Bahkan, seolah-olah tidak ada gunanya menulis kerangka karena semua cerita dan alur sudah tersusun rapi di dalam otak kita. Bener nggak?

Tapi, coba saja waktu kita tiba dipertengahan jalan dan kehilangan arah. Atau mungkin malah kebanyakan ide sehingga tidak sabar untuk memasukkannya satu per satu. Terlalu banyak inspirasi sehingga akhirnya stuck karena tidak bisa mengorganisir yang mana dulu yang perlu diceritakan dan mana yang seharusnya dibatasi.

Terlebih lagi dengan ending yang membuat kita semakin bingung kemana akan kita bawa cerita ini pada akhirnya. Banyak sekali alternatif ending yang ingin kita buat tapi sepertinya tidak mungkin karena akhir itu hanya ada satu diantara berbagai macam pilihan. Nah, dari situlah akhirnya saia insaf dan mulai membuat kerangka dan alur terlebih dahulu daripada membuat inti novel itu.

Dan ternyata membuat kerangka itu tidak mudah. Tapi, ada tips yang mujarab yang diberikan teman saia saat akan memulai proyek ini. Tentukanlah terlebih dahulu ending dari cerita kita sebelum kita mengawalinya. Dengan begitu kita tidak akan tersesat dalam cerita kita sendiri karena kita sudah memiliki tujuan dari cerita kita sendiri. Sepanjang apapun kita membelokkan kisah kita tapi jika kita sudah tahu tujuannya. Maka kita senantiasa akan kembali ke jalur kita.

Lalu, ada satu hal yang perlu diingat jika kita akan menulis kerangka. Ada pepatah yang mengatakan bahwa tulisan kabur di atas kertas pun lebih baik daripada ingatan yang tajam. kata-kata itu memang benar adanya. Ada kalanya kita lupa kemana arah tulisan kita. Jadi, apa salahnya kita membuat petanya terlebih dahulu sebelum memulai petualangan kita di dunia kata?

n_n v

Keep Writing!
Reply With Quote
  #2  
Old 07-09-2009, 10:23 PM
dirgita's Avatar
dirgita dirgita is offline
Sesepuh
Join Date: Jan 2008
Posts: 1,466
Default

Sungguh-sungguh perlu bagiku, sih.

Kita ini pernah tersesat pada jalan yang sama. Gara-gara minim konsep, aku pernah bikin novel setebal 25 buku tulis. Akhirnya, setelah disunting, banyak bagian yang mesti dibuang. Meski sudah nyaris tujuh tahun, revisinya sampai sekarang belum selesai. Aku malah sibuk dengan anak-anakku yang lain.
Reply With Quote
  #3  
Old 07-09-2009, 10:38 PM
nirozero nirozero is offline
Anak Muda
Join Date: May 2007
Posts: 1
Default

Hahaha... saia untungnya tidak sampai separah itu. ^^
Reply With Quote
  #4  
Old 07-12-2009, 11:39 AM
someonefromthesky's Avatar
someonefromthesky someonefromthesky is offline
Kisanak
Join Date: Nov 2007
Location: Bandung
Posts: 627
Default

Lumayan perlu sih. Asal jangan 'diperbudak' oleh kerangka itu aja, nanti imajinasi kita jadi kaku. Ada juga lho novelis yg ga bikin kerangka, tp kalo kita pemula sih lebih baik bikin aja.

Toh yg penting kan hasil akhirnya bagus, prosesnya sih terserah masing2.
__________________
"Tinta itu hitam, Jenderal."
Reply With Quote
  #5  
Old 07-12-2009, 04:05 PM
rinitrihadiyati rinitrihadiyati is offline
Anak Muda
Join Date: May 2008
Posts: 12
Default

Seingatku si kata guru bhs indonesia perlu tuh, hehe..
Reply With Quote
  #6  
Old 07-12-2009, 06:39 PM
nirozero nirozero is offline
Anak Muda
Join Date: May 2007
Posts: 1
Default

Wah, kalo itu sih setiap guru juga ngajarin gitu. T-T
Reply With Quote
  #7  
Old 07-12-2009, 11:11 PM
panah hujan panah hujan is offline
Anak Muda
Join Date: Oct 2007
Location: Yogyakarta
Posts: 252
Default

Tergantung enaknya gimana, Tut Kalau saya, sih, menulis cerpen tak pernah menggunakan alur atau kerangka atau plot atau outline. Saya biarkan tokoh saya bercengkerama sendiri sehingga di ending saya mikir "Loh? Kalian apa-apaan? Ngomong sendiri, bertingkah sendiri, lalu saya jadi apa di sini?"
Karena tanpa plot itu, saya kadang kaget, apa-apaan, sih, endingnya? Ini di tengahnya, kok, ancur? Tapi nilai plusnya berkelakuan tanpa persiapan seperti itu (halah), adalah jalan ceritamu tidak akan mudah ditebak oleh pembacamu (tentu, kalau kamu membiarkan naskahmu itu idenya mengalir begitu saja dengan ketelitian dan kecermatan tertentu).

Lain halnya dengan menulis novel. Karena untuk menulis novel lumayan banyak senior-senior maupun teman-teman kita yang berbagi mengenai kiat-kiatnya (Kak Villam berbagi di websitenya di rdvillam.com, Sist Windry berbagi di blognya miss-worm.blogspot.com dan orange dan metropolis, penulis mumpuni macam Andrea juga bahkan menuliskan triks-tipsnya dalam menulis di hifran.wordpress.com, dan alamat-alamat lainnya -kamu tinggal mencari nama-nama kemudianers yang karyanya menjadi favoritmu, kemudian rajin-rajinlah singgah ke rumah-rumah mereka pribadi supaya mendapatkan sungguhan yang menjanjikan), saya jadi sedikit terpancing untuk mengikuti kiat-kiat mereka.

Berhubung saya juga masih sangat suka belajar, ringkasan beberapa pelajaran yang saya ingat pernah saya dapatkan melalui mampir ke rumah-rumah mereka:

Dari miss worm, saya pribadi belajar untuk menentukan karakter/tokoh di novel saya, karena novel tentu memiliki alur yang panjang dan subtema yang beragam, maka saya tentu tidak boleh lupa apa hobi karakter A dan B dan C dalam bakal novel saya. Mengikuti selera beliau, saya pun men-search gambar-gambar untuk tokoh saya di deviantart.com atau di google pencarian gambar. Peduli amat gambar siapa yang kita comot, yang penting kita mendapatkan gambaran melalui foto-foto mereka, lalu saya juga membuat list (saya dapatkan ide untuk membuat ini setelah menjelajah situsnya Villlam dan membaca sebagian tips-triks di sana):

Nama :
Lahir :
Bintang :
Shio :
Sifat/karakter:

Kelebihan :
Kekurangan:

Ciri Fisik :
Gambar :

Keluarga :
Ayah :
Ibu :
Kakek :
Nenek :
Saudara :

Sekolah :
Budaya :
Zaman :
Tempat Tgl Lahir :

---------++

Info karakter : sedikit demi sedikit di banyak tempat
Mengalami perubahan : IYA

*detil karakterisasi :
Reputasi :
Keyakinan :
Hubungan dengan orang lain :
Kebiasaan/perilaku :
Bakat/keterampilan :
Hobi/kesukaan :

--------++

Dalam tiap bab : deskripsi inderawi

KARAKTER DICINTAI DAN DIKAGUMI : IYA

Dialog : menggambarkan kepribadian (kasar/lembut?)

Perbedaan ciri khas gaya bicara/aksen/kata-kata yang biasa dipakai

Mengenai plot, saya search di en.wikipedia.org, saya gemar men-search film-film dan literatur-literatur di luar Indonesia (banyak, kok, ada list novel/film fiksi sains, fantasi, horor sampai ke sub-subbagiannya) karena biasanya terselip contoh-contoh plot/sinopsis/jalan cerita bahkan map/(kalau novelnya fantasi bisa juga ada) penjelasan mengenai dunia-atau-setting yang digunakan di novel tersebut/karakter-karakter yang digunakan-kesesuaiannya dengan mitos (biasanya yang seperti ini ada di bagian manga/anime Jepun).

Tapi tetap saja, untuk lebih enak, kembali lagi ke kamunya, Tutut.. Saya pikir apapun yang kita lakukan/pelajari mengenai Sastra saat ini adalah sebuah proses untuk membuat tulisan yang lebih baik lagi ke depannya dan tentu semua ada kompensasinya.

Sharing saja sama yang udah pada nerbitin karyanya

Ada Sefryana Khairil, Windry Ramadhina, Winna Effendi, Khrisna Pabichara, Aulya Elyaza, Dadan Erlangga (itu nama aslimu, ngga, Kak Dadun? :P), Moh. Fandi (Yeah, nama aslinya abc! Hahaha xP), Pringadi Adi (Puisi Alusi), dan lain-lain.

Yang belum nerbitin novel dan udah jago juga banyak.. Villam, Andrea, Andreas, Mbak Yosi, Adi Toha, Pamela Nona Manis, Bamby Cahyadi, etc. etc.

Aduh saking banyaknya saya sampai lupa.

Semangat menulisnya, ya! Inget gratisannya disebar via ebook ke teman-teman dekat..
__________________
"kalau masih ada kesempatan untuk menepati janji, kenapa harus mengingkarinya?"

http://dewikharismamichellia.blogspot.com/
Reply With Quote
  #8  
Old 07-13-2009, 12:23 AM
someonefromthesky's Avatar
someonefromthesky someonefromthesky is offline
Kisanak
Join Date: Nov 2007
Location: Bandung
Posts: 627
Default

Betul bgt tuh. Sarannya PH amat berguna..
__________________
"Tinta itu hitam, Jenderal."
Reply With Quote
  #9  
Old 07-13-2009, 03:49 AM
bob1985 bob1985 is offline
Join Date: Sep 2008
Location: Medan
Posts: 0
Default

melihat runtunan yang dijabarkan PH, males ah bikin n.o.v.e.l
malah jadinya aku memilih
---lebih menyukai menikmati s.e.x by porn actor/actress
&tertidur&
dan bermimpi tentang adegan film a.c.t.i.o.n ---

aku pikir, setiap orang mempunyai gaya menulis masing-masing. Ada beberapa yang memang anti-kerangka, ada yang pro-kerangka (untuk di sup bareng wortel, kentang). Sesuaikan dengan minat, bakat, dan tes anda mengerjakan soal-soal cerita yang diberikan. hehe

Aku sendiri, tidak suka kerangka, lebih suka daging (dats wai aem getting fet).
__________________
Tanda tangan sekaligus Tanda kaki?
Reply With Quote
  #10  
Old 07-13-2009, 10:37 AM
panah hujan panah hujan is offline
Anak Muda
Join Date: Oct 2007
Location: Yogyakarta
Posts: 252
Wink

Iya, Bob. Saya pikir itu kenapa novelnya saya ngga rampung-rampung juga. Ribet, sih.. Hahahahahaha. *curhat colongan*

Bagi-bagi, dong, Bob dagingnya Tips-tips untuk nggak perlu buat kerangka?

Kenapa ngga makan daging buah aja? I think it wouldnt make u become fatter
__________________
"kalau masih ada kesempatan untuk menepati janji, kenapa harus mengingkarinya?"

http://dewikharismamichellia.blogspot.com/
Reply With Quote
Reply

Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Forum Jump


All times are GMT +7. The time now is 09:52 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.1
Copyright ©2000 - 2020, Jelsoft Enterprises Ltd.