Forum Kners adalah forum diskusi tentang kepenulisan. Dibuat untuk media diskusi para member yang bergabung di situs kemudian.com  

Go Back   Forum Kners adalah forum diskusi tentang kepenulisan. Dibuat untuk media diskusi para member yang bergabung di situs kemudian.com > Artikel > Belajar Menulis
Register Forgot Password

Reply
 
Thread Tools Display Modes
  #1  
Old 05-05-2010, 04:07 PM
puang Anto's Avatar
puang Anto puang Anto is offline
Anak Muda
Join Date: Apr 2010
Location: indonesia
Posts: 12
Post .................................................. ..........

.................................................. .................................................. .................................................. .............
__________________
selamat datang di laman maya saya
antojournal.com (Cerpen & Flash Fiction)
indonovel.com (resensi novel & tips menulis)

Last edited by puang Anto; 02-05-2011 at 03:00 PM.
Reply With Quote
  #2  
Old 05-05-2010, 10:06 PM
Penguin's Avatar
Penguin Penguin is offline
Sesepuh
Join Date: Dec 2009
Location: Padang Kota Tercinta....
Posts: 1,670
Send a message via Yahoo to Penguin
Default

emm... saya suka dengan penjelasannya. Intinya adalah kalimat efektif, kan? tapi ada juga yang saya bantah. Penulis fiksi menjelaskan suatu situasi sejelas-jelasnya bukan bermaksud menganggap pembaca adalah orang bodoh. Itu tidak adil bagi penulis .

Munurut saya, menjelaskan situasi secara detil bisa membuat pembaca semakin masuk kedalam cerita. Contohnya, menyebut si pelayan sebagai "waitress" memang secara singkat menyebutkan adanya pelayan (tokoh lain, jadinya), bar, dan keadaan sekeliling. Tapi saya sendiri (pembaca) merasa belum berada di dalam bar tersebut. Kalau kita tulis keadaan sekitar, misalnya (sesuai contoh diatas), "teriak seorang pelanggan bar dimeja sudut pada waitress sambil mengangkat gelasnya yang telah kosong," saya jadi merasa seakan-akan berada di dalam bar tersebut, dan melihat kejadiannya secara langsung.

Btw, bukan berarti saya suka mendetilkan sedetil-detilnya sebuah detil (hadeh...). Ada beberapa hal yang tidak perlu dijelaskan. Kalimat "Pelayan, ambilkan saya bir satu gelas lagi!" dirubah jadi "Lagi!" itu contohnya.
__________________
"Apabila orang tidak percaya bahwa matematika itu sederhana, hal ini semata-mata terjadi karena mereka tidak menyadari betapa rumitnya kehidupan ini" - Johny von Neuman (1903-1957)

"Apabila orang tidak percaya bahwa bermimpi itu sederhana, hal ini semata-mata terjadi karena mereka tidak menyadari betapa mudahnya mengkhayal" - Penguin (1991-sekarang)


Rumah Penguin sudah direnovasi! Rumah Penguin
Menghadapi kelamnya dunia, Penguin mendirikan The Order of The Penguin
Reply With Quote
  #3  
Old 05-06-2010, 07:48 AM
neko-man neko-man is offline
Anak Muda
Join Date: May 2008
Location: jogja
Posts: 195
Default

kalau menurutku itu masalah pentingnya atau menariknya bagi pembaca. misal, kalau baju pelayan bar itu unik dan berpengaruh pada tokoh utama dan kelanjutan cerita, perlu ditulis. Atau pakaian itu sangat konyol. Sebaliknya kalau hal itu tidak penting dan tidak menarik. Tidak perlu ditulis. Paling bagus adalah banyak kata dan tidak membuat pembaca merasa bosan dan buang-buang waktu. Jadi harus ada harmoni antara penceritaan. Peace.
Reply With Quote
Reply

Tags
fiksi, menulis, tips

Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Forum Jump


All times are GMT +7. The time now is 09:50 AM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.1
Copyright ©2000 - 2020, Jelsoft Enterprises Ltd.