Forum Kners adalah forum diskusi tentang kepenulisan. Dibuat untuk media diskusi para member yang bergabung di situs kemudian.com

Forum Kners adalah forum diskusi tentang kepenulisan. Dibuat untuk media diskusi para member yang bergabung di situs kemudian.com (http://www.kners.com/index.php)
-   Menerbitkan Buku (http://www.kners.com/forumdisplay.php?f=29)
-   -   Kamu Adalah Seorang Penulis! (http://www.kners.com/showthread.php?t=390)

someonefromthesky 02-16-2010 10:51 AM

Kamu Adalah Seorang Penulis!
 
Anggaplah saya punya seorang teman bernama Andre. Andre selama ini sudah banyak menulis cerita dan artikel di blog, Facebook, atau situs-situs lain dan sudah banyak orang-orang yang membaca tulisannya, namun ia belum mau disebut sebagai penulis. Ia selalu dengan rendah hati menyebut dirinya hanya seorang calon penulis. Sebagian orang mungkin akan kagum dengan sifat merendahnya itu, namun apakah benar bahwa Andre hanyalah seorang calon penulis seperti yang ia sebutkan? Kalau sekarang ia adalah seorang calon penulis, kapankah ia layak dan sah mendapat status sebagai penulis? Kapankah Anda dan saya punya hak untuk menyebut diri kita sebagai penulis?

Banyak dari kita yang selama ini menganggap bahwa status penulis hanya layak disandang oleh orang-orang yang tulisannya pernah diterbitkan oleh penerbit-penerbit besar, dan lebih layak lagi kalau salah satu bukunya pernah menjadi best seller. Benarkah paradigma tersebut? Apakah penerbit-penerbit mapan seperti Gramedia, GagasMedia, Mizan, Jalasutra, atau Erlangga adalah badan-badan sakral yang memiliki kekuasaan absolut untuk menentukan siapa yang berhak menyandang status penulis dan hanya calon penulis? Saya pikir tidak. Seseorang yang sudah membuat tulisan secara rutin, dan tulisannya itu sudah dibaca oleh orang lain secara rutin juga, maka ia sudah berhak dan layak menyandang status sebagai seorang penulis. Jadi, kalau Anda selama ini sudah seperti Andre yang rutin menulis di blog, catatan FB, Multiply, atau mading sekolah, dan dibaca oleh banyak orang, maka tidak salah lagi: Anda adalah seorang penulis! Bahkan walau tidak ada satupun karya Anda yang pernah diterbitkan penerbit atau dimuat di surat kabar terkenal, Anda tetap berhak menyebut diri Anda sebagai seorang penulis. Menggantungkan harapan dan cita-cita kita hanya kepada para penerbit mapan adalah suatu paradigma yang salah. Karena dengan begitu kita akan terjebak dalam cara berpikir
Quote:

"Penerbit mapan hanya menerbitkan buku-buku dengan kualifikasi tertentu = Saya harus membuat naskah yang memenuhi kualifikasi tersebut meskipun bertentangan dengan hati nurani saya ".
Sungguh menyedihkan.

Dalam dunia musik, tentunya Anda sudah menyadari bahwa tengah berkembang fenomena musisi indie (independen) yang seringkali memiliki kualitas jauh di atas musisi mainstream. Dalam dunia software komputer pun semakin berkembang fenomena Open Source, yang meskipun bukan hal serupa, namun pada kenyataannya saling berpengaruh satu sama lain. Nah, dalam dunia kepenulisan dan perbukuan pun, kita akan menghadapi fenomena yang hampir mirip dan dengan semangat yang sama. Sudah banyak buku-buku indie yang sukses dan memiliki kualitas luar biasa, sehingga pada akhirnya dikejar-kejar oleh penerbit mapan. Kita sudah seharusnya menghilangkan status "elit" dari buku-buku yang diterbitkan oleh penerbit mapan dan mengubah cara pandang bahwa buku-buku indie adalah naskah-naskah tidak layak jual yang ditolak penerbit. Publikasikan karya Anda dan ceritakan apa yang ingin Anda ceritakan kepada dunia! Gunakan media-media yang praktis dan murah seperti internet, yang termasuk di dalamnya situs-situs kepenulisan, blog, milis, atau e-book. Biarkan tulisan Anda dibaca, dipuji, dikritik, atau bahkan dicaci para pembaca, karena dengan begitu kita akan tahu tulisan mana yang berkualitas dan mana yang kurang berkualitas. Selain blog atau situs pribadi, ada juga situs yang akan mempublikasikan karya Anda secara gratis, misalnya www.kemudian.com (puisi dan cerpen) serta www.ndokasin.co.cc (publikasi ebook).

Menyebarkan tulisan dengan cara seperti itu, tentunya Anda belum akan mendapatkan keuntungan finansial (kecuali kalau misalnya E-book Anda dijual). Namun kalau Anda punya sedikit modal, Anda bisa mencetak sendiri karya Anda dan kemudian mendistribusikannya lewat mulut ke mulut maupun lewat internet. Bila Anda kesulitan dalam mencetak buku tersebut, ada juga penerbit-penerbit indie label yang bisa Anda ajak kerjasama, contohnya Indie Book Corner (http://indiebook.wordpress.com/) dan Kardus Communication (http://adkardus.com/).

Memang, hal ini bukan berarti kita menafikkan begitu saja peranan penerbit mapan. Apa yang dimiliki oleh para penerbit mapan adalah modal, dan dengan modal itu mereka bisa mempublikasikan karya kita dengan lebih luas dan merata, sehingga kita tidak perlu repot-repot, tinggal duduk manis dan menunggu royalti. Mereka adalah mitra yang sempurna apabila di antara kita dan mereka terjalin kecocokan idealisme serta kerjasama yang adil, namun bagaimana bila tidak? Bagaimana kalau naskah Anda adalah naskah yang tidak pernah cocok dengan penerbit manapun? Bagaimana kalau Anda adalah seorang yang anti-kemapanan? Jangan sampai cita-cita kita terhenti hanya karena naskah-naskah yang kita kirimkan berkali-kali ditolak penerbit dengan alasan "kurang memenuhi selera pasar". Kita harus tetap menulis, karena kita adalah penulis. Biarkan saja para penerbit itu mengikuti pasar, kita akan menciptakan pasar (dan pada akhirnya mereka akan mengikuti pasar yang kita ciptakan itu... mereka kan selalu terlambat....).

Ada banyak jalan menuju Roma, Kawan. Ada banyak jalan untuk menjadi seorang penulis sukses. Mempublikasikan tulisan melalui media-media mainstream (penerbit buku dan media cetak) hanyalah salah satu jalan, bukan satu-satunya jalan. Mulailah dengan bergerilya, dengan idealisme kita masing-masing, dengan semangat kita sendiri, tanpa tergantung pada siapapun.

Oh ya, soal Andre. Meskipun dia sudah bisa diakui sebagai seorang penulis, tapi belum tentu ia adalah penulis yang baik. Begitu juga dengan kita.

Penguin 02-17-2010 05:15 PM

izin ngutip mas... penting ini...

Shinichi 02-18-2010 08:10 AM

Lega niy baca postingan kamu, Vai. TFS aja dah dari saia. Ahak hak hak

yosi_hsn 02-18-2010 08:11 AM

Terima kasih buat link-linknya. Opini yang bermanfaat.

hamzah44 03-09-2017 03:06 PM

replay&comment
 
saran-sarannya masuk akal juga













______________________________________
Dapatkan tips-tips mengatasi emosi marah berlebihan di Hipnoterapijakartabekasi.com


All times are GMT +7. The time now is 02:18 AM.

Powered by vBulletin® Version 3.8.1
Copyright ©2000 - 2019, Jelsoft Enterprises Ltd.