Forum Kners adalah forum diskusi tentang kepenulisan. Dibuat untuk media diskusi para member yang bergabung di situs kemudian.com

Forum Kners adalah forum diskusi tentang kepenulisan. Dibuat untuk media diskusi para member yang bergabung di situs kemudian.com (http://www.kners.com/index.php)
-   Novel (http://www.kners.com/forumdisplay.php?f=11)
-   -   Narasi dalam novel (http://www.kners.com/showthread.php?t=1980)

L. Filan 12-08-2012 08:06 PM

Narasi dalam novel
 
Saya bingung narasi seperti apa sih yang sebaiknya dipakai dalam novel?
Misalkan kita ingin menerangkan sesuatu. Katanya jangan menuliskannya seperti kalimat-kalimat berita, sejarah atau buku pelajaran.

Novel dengan sudut pandang orang pertama (aku), mungkin enak. Kalau ingin menerangkan sesuatu tidak dipandang sebagai kalimat berita karena keterangannya tetap dari sudut pandang si tokoh.
Tapi kalau kita pakai sudut pandang orang ketiga itu (dia), kita bisa tetap terjebak dalam narasi-narasi seperti itu.

contoh:
Quote:

Balai Pelelangan Nasional Nirwana adalah tempat yang terkenal ke seluruh penjuru dunia. Namun orang-orang yang mengenal tempat ini hanyalah kalangan tertentu saja. Para konglomerat, politikus, dan kolektor karya seni Cygnus....
Ada yang tahu bagaimana mengakalinya?

herjuno 12-09-2012 05:37 PM

It's simple, jangan langsung menggunakan kata "adalah" :)

Mungkin kau bisa melihat karya saya, Sanriel, sebagai contoh: http://id.kemudian.com/node/258672

Terus, menjawab pertanyaanmu:
Misal kalau pakai PoV 1 narator:
Quote:

...Apakah kalian pernah mendengar tentang Balai Pelelangan Nasional Nirwana? Mungkin belum, karena hanya kalangan tertentu yang mengenal tempat ini. ara konglomerat, politikus, dan kolektor karya seni Cygnus....
Kalau pakai PoV 1 Pelaku Utama
Quote:

...Aku baru pertama kali mendengar tempat itu. Balai Pelelangan Nasional Nirwana...jujur saja, bahkan meskipun hampir seluruh pojok dunia sudah kusinggahi, tapi aku tak ingat ada tempat seperti itu. "Katakan, Pak Tua," ucapku, "memang apa yang kautahu tentang Balai-Pelelangan-Apa pun itu?"

"Tidak banyak," jawab lelaki tua yang ada di hadapanku. "Hanya hanyalah kalangan tertentu saja yang mengenal tempat itu. Para konglomerat, politikus, dan kolektor karya seni Cygnus....Aku sendiri hanya pernah mendengarnya, tapi belum pernah sekali pun ke sana."...
Kalau pakai PoV 3 terbatas --> Misal nama main chara-nya Jack & Myke:
Quote:

...Jack mengernyit. Baru kali ini ia mendentar nama tersebut. Balai Pelelangan Nasional Nirwana...sejauh yang ia tahu, hanya ada satu balai pelelangan di kota ini. Dan itu pun tidak memiliki skala nasional. Dan yang lebih penting, balai itu tidak berada di nirwana.

"Sudah kuduga kau akan bingung," sahut Myke. "Memang, setahuku, hanya hanya kalangan tertentu saja yang tahu tentang tempat itu. Para konglomerat, politikus, dan kolektor karya seni Cygnus...."...
Kalau pakai PoV 3 serba tahu--> Misal nama main chara-nya Jack & Myke:
Quote:

...Jack mengernyit. Baru kali ini ia mendentar nama tersebut. Balai Pelelangan Nasional Nirwana...sejauh yang ia tahu, hanya ada satu balai pelelangan di kota ini. Dan itu pun tidak memiliki skala nasional. Dan yang lebih penting, balai itu tidak berada di nirwana.

"Sudah kuduga kau akan bingung," sahut Myke. Lelaki itu sendiri memang tidak berharap banyak pada Jack. Bahkan Elena yang paling pandai di antara mereka saja tidak tahu di mana letak Balai Pelelangan itu, jadi, mana mungkin kawannya--yang sama tidak cerdasnya dengan dirinya--ini tahu! "Memang, setahuku, hanya hanya kalangan tertentu saja yang tahu tentang tempat itu. Para konglomerat, politikus, dan kolektor karya seni Cygnus...."...

Canon Bender 12-09-2012 09:25 PM

ijin menyimak, saya juga perlu mempelajari ini ...

Heidy SC 12-10-2012 10:38 AM

Ikut menyimak.
Saya juga termasuk gemar menggunakan sudut pandang orang ketiga.
Menurutku sih, membuat variasi kalimat dengan sudut pandang orang ketiga itu susah2 gampang. Hmmm...mungkin perkaya kosakata kita dulu aja yah... Dan memang menggunakan kalimat dan kata2 yang akhirnya menjurus ke gaya "kalimat berita" itu adalah jalan termudah.

L. Filan 12-10-2012 04:29 PM

Wow, makasih. Pencerahan :D

Canon Bender 12-11-2012 01:41 PM

@TS
maaf saya ujian dulu ya.
nanti saya lanjut baca lagi GF nya.
saya sudah baca yang bagian 5 sepintas,
narasinya enak sekali.

setelah UAS saya baca serius.

red_rackham 12-12-2012 08:06 AM

Quote:

Originally Posted by L. Filan (Post 31179)
Saya bingung narasi seperti apa sih yang sebaiknya dipakai dalam novel?
Misalkan kita ingin menerangkan sesuatu. Katanya jangan menuliskannya seperti kalimat-kalimat berita, sejarah atau buku pelajaran.

Novel dengan sudut pandang orang pertama (aku), mungkin enak. Kalau ingin menerangkan sesuatu tidak dipandang sebagai kalimat berita karena keterangannya tetap dari sudut pandang si tokoh.
Tapi kalau kita pakai sudut pandang orang ketiga itu (dia), kita bisa tetap terjebak dalam narasi-narasi seperti itu.

Ada yang tahu bagaimana mengakalinya?

Tergantung selera dan tujuan ceritamu.

Kalau untuk mengeksplorasi pikiran dan emosi karakter utama, lebih enak pakai PoV1. Cerita slice-of-life dan romance enak pakai sudut pandang ini karena ceritanya kan (umumnya) lebih menitik beratkan ke pergulatan emosi karakter utamanya. Sudut pandang ini juga enak dipakai untuk cerita misteri / thriller karena informasi yang bisa diberikan penulis ke pembaca sangat terbatas.

Kalau untuk mengeksplorasi event2 yang berkaitan / pararel, enak pakai PoV3. Sudut pandang ini biasanya dipakai untuk cerita fantasi dan SF (science fiction) karena bisa menerangkan kejadian di tempat2 berbeda dan reaksi dari banyak orang sekaligus.

Tapi sekali lagi, menurut saia itu tergantung selera penulis sih. Semua PoV bisa diaplikasikan ke genre cerita apapun.

@ bang Juno

Owooh~! Contohnya luar biasa. Benar2 dengan gamblang menerangkan perbedaan pada tiap PoV. Cuma kurang contoh PoV2 tuh :-D

Grande_Samael 05-30-2013 02:20 PM

Hmm, iya juga, saya ga pernah memikirkan hal itu...

Saya bikin narasi seenak hati aja sih biasanya, hahahaha. :D

Monox D. I-Fly 07-22-2016 12:21 PM

Quote:

Originally Posted by herjuno (Post 31180)
It's simple, jangan langsung menggunakan kata "adalah" :)

Kalau kata "adalah"nya diganti "merupakan" gimana?:p


All times are GMT +7. The time now is 07:59 PM.

Powered by vBulletin® Version 3.8.1
Copyright ©2000 - 2019, Jelsoft Enterprises Ltd.