PDA

View Full Version : jenis puisi


just_hammam
10-29-2009, 02:31 PM
puisi ada banyak jenisnya, ada puisi lama sejenis pantun dan syair. ada juga puisi baru yang lebih bebas pembuatannya.
Menurutku puisi yang pembuatannya mengikuti aturan tertentu memiliki keunggulan tersendiri.

Yugata
10-29-2009, 03:14 PM
Iya siyh memang. Tapi saat ini puisi tak lagi mengikuti aturan. Berpuisi bisa lebih bebas, tidak melalui suatu ketentuan, misalnya dari bait ke bait, atau adanya persamaan huruf di depan atau belakang pada baris tertentu atau aturan-aturan lainnya. Menurutku, yang penting menyentuh/mengena dan sampai di hati yang membaca atau yang mendengarkan. Puisi bisa dipadukan dengan kalimat yang sangat berkesinambungan.
Menurutku, sebenarnya berpuisi adalah sarana ekspresi diri yang tak bisa diikat (oleh aturan).

Penguin
10-29-2009, 05:15 PM
setuju dengan yugata. Puisi atau apapun karya sastra sebenarnya tidak bisa terikat oleh aturan apapun. Puisi yang mengikuti aturan tertentu kadang malah membuat pembaca/pendengar/apapunlah jadi kurang tertarik..

smith61
10-29-2009, 06:13 PM
Kalo puisi sebenarnya ada yg pantas disebut buruk ga si? Kalo puisi itu, sarana berekspresi berarti kalo ada puisi buruk, yg buruk itu ekspresinya?

Yugata
12-08-2009, 11:41 AM
Kalo puisi sebenarnya ada yg pantas disebut buruk ga si? Kalo puisi itu, sarana berekspresi berarti kalo ada puisi buruk, yg buruk itu ekspresinya?

Wah, tak pantas aku menjawab pertanyaan di atas :confused:.

Menurutku siyh ya, seorang penulis mempunyai kebebasan berekspresi, mereka mempunyai ruang tanpa batas untuk bereksplorasi dalam menggunakan bahasa.
Puisi itu kan adalah komunikasi pikiran/ide atau perasaan yang memiliki arti/makna yang dipahami. Dan, bahasa adalah sarana untuk menuangkan jutaan gagasan dengan ruang imajinasi yang luas.
Setiap penulis bebas memakai sarana (bahasa) sekehendak hatinya. Yang terpenting adalah kemampuan mewujudkan kata-kata sebagai satu kekuatan bahasa puisi. Dan yang perlu disadari ketika penulis melahirkan karya-karyanya adalah bahwa karya yang mereka tulis akan dibaca oleh beragam individu yang memiliki kapasitas kemampuan pemikiran yang beraneka ragam juga.

someonefromthesky
12-08-2009, 07:48 PM
Bagus-tidaknya puisi kan merupakan sebuah kesepakatan. Siapa yg bikin kesepakatan? Ya mereka yang punya kemampuan berteori dan berwacana serta diakui di bidangnya.

ijazah_sd
12-12-2009, 06:31 PM
Bagus-tidaknya puisi kan merupakan sebuah kesepakatan. Siapa yg bikin kesepakatan? Ya mereka yang punya kemampuan berteori dan berwacana serta diakui di bidangnya.

Kalo ini bagus-tidaknya puisi menurut panitia perlombaan. hehe he he heeee

Shinichi
12-13-2009, 08:58 PM
puisi ada banyak jenisnya, ada puisi lama sejenis pantun dan syair. ada juga puisi baru yang lebih bebas pembuatannya.
Menurutku puisi yang pembuatannya mengikuti aturan tertentu memiliki keunggulan tersendiri.
Mungkin analogi ke arah jurusan studi saat melanjutkan pendidikan ke tingkat universitas. Ada yang memilih jurusan A, B, C dan lainnya. Begitu ia selesai, dengan catatan sukses, maka ia ahli dalam bidangnya. Begitu kemampuannya di aplikasikan dalam suatu contoh pekerjaan, dibandingkan dengan orang lain yang berasal dari jurusan berbeda, maka akan kelihatan yg mana lebih unggul. Istilahnya pakar A ya, yang berasal dari jurusan A.

Dalam hal ini saia sepakat dengan pendapat Hammam di atas.

Bagus tidaknya sebuah puisi itu cocoknya diamati oleh kritikus sastra. Sebab, ini sudah mengarah ke pengetahuan sastra secara mendalam. Terlalu jauh sekiranya jika seorang arsitektur "bicara" dalam arti kritik sastra tentang bagus tidaknya sebuah sebuah karya sastra sementara ia punya latar belakang yang berbeda. Lain halnya jika pandangan pribadi. Dan ini udah OOT.


Secara yg dibahas pada judul thread ini adalah jenis-jenis puisi. Silahkan dilanjut tentang jenis puisi itu sendiri. Ahak hak hak

just_hammam
12-15-2009, 09:36 PM
ternyata diskusinya udah lumayan...sebenarnya aku bingung sama yang sepakat bahwa puisi tidak terikat aturan. Pun jika aturan tentang rima, baris, bait dan sebagainya dianggap tidak ada, bukankah penggunaan bahasa itu sendiri memiliki aturannya sehingga kita dapat dapat mengerti bahwa yang dimaksud dengan kata ini adalah ini. Semacam hujan adalah suatu peristiwa alam dimana titik2 air jatuh dari langit. hehehehe

someonefromthesky
12-15-2009, 11:50 PM
ternyata diskusinya udah lumayan...sebenarnya aku bingung sama yang sepakat bahwa puisi tidak terikat aturan. Pun jika aturan tentang rima, baris, bait dan sebagainya dianggap tidak ada, bukankah penggunaan bahasa itu sendiri memiliki aturannya sehingga kita dapat dapat mengerti bahwa yang dimaksud dengan kata ini adalah ini. Semacam hujan adalah suatu peristiwa alam dimana titik2 air jatuh dari langit. hehehehe

Saya pikir bukannya tidak terikat oleh aturan. Tapi semacam 'aturan yg diciptakan utk dilanggar'.
Seorang pemberontak butuh peraturan supaya dirinya bisa jadi pemberontak (atau pembaharu) kan? Jadi aturan dan standar harus tetap ada.

Shinichi
12-16-2009, 12:47 AM
Saya pikir bukannya tidak terikat oleh aturan. Tapi semacam 'aturan yg diciptakan utk dilanggar'.
Seorang pemberontak butuh peraturan supaya dirinya bisa jadi pemberontak (atau pembaharu) kan? Jadi aturan dan standar harus tetap ada.
Saia sukak niy sama konsep bahwa pemberontak musti bertemu sebuah aturan untuk dilanggar. Maka ia telah menjadi "pemberontak". Ummm...

just_hammam
12-16-2009, 06:30 AM
gyahahaha...aku jg suka. pemikiran yg bagus...

Vee_Violet
12-23-2009, 11:28 AM
Ah, saya mah lebih suka jenis puisi baru karena bentuknya lebih bebas daripada puisi lama, baik dalam segi jumlah baris, suku kata, maupun rima.

pikue
12-27-2009, 08:51 PM
Boss ikut nimbrung yee..sekedar bersua..

emang banyak sech..jenis puisi, tapi untuk masa sekarang puisi bebas lebih banyak diminati. mungkin karena salah satu bentuk ekspresi dari diri..
walaupun dalam Puisi bebas jauh dari segi rima, irama, jumlah baris, dan majas..tp yang terpenting adalah makna dari puisi itu sendiri ato kata lainya isi or menceritakan apa sech puisi tersebut...percuma kalo da memenuhi kaida per-puisian tp ga da maknannya cuma kata-kata kosong aja...
hehehehe...

Fany Ijo
03-23-2010, 06:06 PM
hmmm..
aku pribadi c sukanya buat puisi berima..
tapi kalo lagi gak mau banyak mikir ya amburadul deeh..
karena ngebuat puisi itu suatu kesenangan tersendiri, jadi kalo rimanya bisa pas itu kesannya lebih enak dibaca...
hehehehe..
cuma puisiku masih kurang mendalam kata2nya..*menilai sendiri*:)
ehhehe...

herjuno
03-23-2010, 09:10 PM
Hayah...gitu aja kok repot

Pegang aja prinsip licentia poetica, Kalau pada belum tahu licentia poetica gampangannya adalah semcam "hak" /kebebasan yang dimiliki penyair untuk mengungkapkan segala hal lewat tulisan tanpa terlalu memperhatikan kaidah bahasa yang baku. Awal mulanya sih dari konsep seni, di mana seorang seniman bebas mengekspresikan segala hal yang ingin ia utarakan tanpa terpaku kaidah seni (perspektif, warna, anatomi, deb.). Kalau buat penyair mungkin hal-hal itu sama dengan tatabahasa, makna kata, sintaksis, dsb.

Yah, kita kan tahu kalau hanya puisi lama-lah (kalau Indonesia zamannya Balai Pustaka, sedang kalau Inggris, sekitar zaman2 pertengahan gitu deh) yang terikat aturan baku. Bahasa harus tertentu (kadang arkaik), rima, makna, dsb. dsb. Kalau puisi kontemporer mah bebas aja. Mau nulis "abcdefghijklmn" itu juga bisa disebut puisi kalau yang membuat memang memberikan makna.

Licensia Poetica @ Wiki:
http://en.wikipedia.org/wiki/Licentia_poetica

just_hammam
03-24-2010, 09:52 AM
Om juno contoh kamu salah karena licensia peotica-pun masih dalam lingkup bahasa. Artinya masih harus merupakan bahasa manusia...hehehe

d757439
03-24-2010, 10:42 AM
Http://Makloempoeck.blogspot.com/2009/02/jenis-jenis-puisi.html

d757439
03-24-2010, 10:45 AM
Kalau puisi lama dibedakan dari jumlah baris, tatanan dan lainnya, puisi baru dibedakan dengan isinya, walau tak memiliki aturan, tapi masih memiliki ciri

Fany Ijo
03-24-2010, 12:17 PM
Kalau puisi lama dibedakan dari jumlah baris, tatanan dan lainnya, puisi baru dibedakan dengan isinya, walau tak memiliki aturan, tapi masih memiliki ciri

wooo...
brati ak masuk nya puisi baru yg romance n elegi (mayoritas)..
tapi ak suka pake rima lho..
entah itu a-a-a-a ato a-b-a-b ato a-b-b-a ato a-a-b-b
sudahlah makin tak jelas aku ini..:rolleyes:
hahahhaa

d757439
03-24-2010, 12:32 PM
wooo...
brati ak masuk nya puisi baru yg romance n elegi (mayoritas)..
tapi ak suka pake rima lho..
entah itu a-a-a-a ato a-b-a-b ato a-b-b-a ato a-a-b-b
sudahlah makin tak jelas aku ini..:rolleyes:
hahahhaa

Yah begitulah..

just_hammam
03-24-2010, 05:24 PM
good...berarti bisa mulai ekspolari yang lainnya...
pantun misalnya...